Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Babinsa Bersama Pemerintah pantau penerapan protokol Kesehatan,guna mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid 19.

Penyebaran Virus mematikan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) masih tergolong cepat, sehingga segala upaya dilakukan pemerintah bersama TNI-POLRI dalam memutus mata rantai virus ini, mulai dari edukasi dan himbauan, pembagian masker gratis, penyemprotan disinfektan hingga pendisiplinan pelaksanaan protokol kesehatan terus dilakukan diPasar dan Terminal Bungku,Plabuhan bungku maupun di Pos pemantauan Covid 19 Desa Salonsa Kec Wita Ponda Kab.Morowali.


Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 langkah yang dilakukan oleh Pemerintah bersama Babinsa Koramil 1311-01/BT, Babinkamtibmas serta Petugas Kesehatan yang yang tergabung dalam gugus tugas Penanganan Covid 19 melakukan pendisiplinan kepada pedagang dan pengunjung pasar Bungku dan Terminal serta di Pos Perbatasan antara Kab.Morowali dan Morowli Utara terkait protokol kesehatan.

Kata Serka Nurdin Babinsa Ds.Matansala Kec.Bungku Tengah, “masyarakat terkadang lalai dan melupakan keharusan serta himbauan pemerintah untuk selalu gunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, jaga jarak serta hindari kerumunan,sehingga tak segan-segan aparat terkait memberikan teguran serta tetap menghimbau warga masyarakat agar tingkatkan kewaspadaan dan patuh pada aturan pemerintah tentang protokol Covid 19”.

Situasi Pandemi Covid 19 memang sangat berpengaruh pada aktifitas sehari-hari terutama warga yang harus bekerja atau beraktifitas di luar rumah guna memenuhi kebutuhan keluarga, sehingga sangat dibutuhkan kesadaran warga masyarakat untuk tetap mematuhi protokol Covid 19 guna mencegah dan memutus mata rantai penyebarannya di wilayah Kab.Morowali Khususnya di Kec.Bungku Tengah.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Babinsa kawal kegiatan Penyaluran BLT di Ds.Bahoea Reko Reko Kec.Bungku Barat.

Pemerintah Desa Bahoea reko reko kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa guna membantu warga miskin menghadapi masa Pandemi Covid 19. Kegiatan Penyaluran BLT kali ini merupakan tahap yang ke III dengan jumlah penerima sebanyak 141 orang.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa adalah merupakan program pemerintah Pusat guna membantu warga miskin yang terdampak Pandemi Covid 19.

Situasi Pandemi Covid 19 sangat dirasakan pengaruhnya oleh masyarakat terutama warga yang bekerja serabutan atau tidak memiliki pekerjaan tetap serta buruh lepas yang menggantungkan kebutuhan hidup seharu-harinya dari upah kerja harian.

Hal ini juga dirasakan oleh sebagian warga di Desa Bahoea reko reko Kec.Bungku Barat yang sebagian warganya bekerja sebagai buruh dan bertani,dengan adanya situasi Pandemi Covid 19 masyarakat sangat terganggu karena tidak bisa beraktifitas seperti biasa.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang diberikan pemerintah sangat membantu warga miskin dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Pada kesempatan ini Babinsa Serda Sutarmin,menghimbau warga agar memanfaatkan bantuan sosial yang diberikan pemerintah serta selalu memanfaatkan situasi Pandemi Covid 19 untuk menimbulkan kreatifitas dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam dan berternak,yang hasilnya dapat membantu kebutuhan dapur warga.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Kegiatan pendampingan penyaluran BLT bagi warga miskin di Desa Wosu Kec.Bungku Barat.

Salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam menghadapi Pandemi Covid 19 adalah dengan memberikan bantuan Sosial kepada warga miskin melalui Program BLT Dana Desa yang penerimanya di tentukan dan berdasarkan seleksi dari pemerintah Desa sehingga bisa tepat sasaran serta memberi manfaat bagi warga yang betul-betul membutuhkan.

Penyaluran BLT Dana Desa yang dilaksanakan di Desa Wosu Kec.Bungku Barat merupakan penyaluran Tahap III dengan jumlah penerima BLT sebanyak 107 orang.

Dalam kesempatan ini Camat Bungku Barat menyampaikan bahwa penyaluran Bantuan Dana Langsung Tunai yang bersumber dari Dana Desa sudah menjadi bagian dari Program pemerintah pusat untuk membantu warga miskin dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari serta mengurangi beban warga yang terdampak oleh Pandemi Covid 19.

Babinsa Desa Wosu, Serma Rahman yang ikut mendampingi kegiatan Penyaluran BLT Dana Desa tahap III menyampaikan bahwa bantuan Pemerintah ini hendaknya digunakan sebaik mungkin untuk meringankan beban warga miskin dalam masa Pandemi Covid 19,ditambahkan juga agar dalam masa Pandemi Covid 19 ini warga masyarakat pandai memanfaatkan hal-hal yang positif dengan beternak dan bercocok tanam sebagai nilai tambah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Hadiri Acara Syukuran HUT Bhayangkara ke 74 dalam membangun silahturahmi dan kekompakan TNI-Polri.

Memperingati HUT Bhayangkara ke 74,Polsek Wita Ponda mengadakan acara Sukuran dengan mengundang Tripika Kecamatan serta komponen masyarakat.

Tak lupa seluruh Babinsa sekecamatan Wita Ponda turut menghadiri undangan guna memeriahkan HUT Polri yang Ke 74,disamping itu kegiatan ini mengandung makna untuk semakin mempererat hubungan Silahturahmi dan kekompakan antara TNI dan Polri sehingga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dapat saling mendukung dan membantu serta tercipta kebersamaan dilapangan.

HUT Bhayangkara ke 74 kali ini mengambil Tema “Kamtibmas Kondusif Rakyat semkin Produktif” ,menurut Kapolsek Wita Ponda Bpk Aris untuk mewujudkan situasi Kambtibmas yang Kondusif tentunya Polri tidak dapat berjalan sendiri namun butuh bantuan dan kerja sama semua pihak baik Aparat terkait TNI dalam hal ini Babinsa serta Pemerintah Kecamatan dan Desa juga seluruh elemen masyarakat yang ada, Tomas,Toga,Todat,Tokoh Pemuda,Tokoh perempuan dan lembaga kemasyarakatan yang ada di Desa.

Dengan terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif tentunya dapat menjamin masyarakat untuk dapat berinofasi dan melaksanakan aktifitasnya sehari-hari dalam situasi yang aman.

Camat Wita Ponda diwakili Sekcam Bpk Sandra Basrun SE yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan ucapan Selamat HUT Bhayangkara ke 74,semoga ke depan Polri semakin jaya dan tetap mengayomi masyarakat khususnya warga Kec Wita Ponda,selalu bersama-sama dengan Pemerintah Kecamatan dalam menjalankan roda pemerintahan serta dalam membangun Kec.Wita Ponda untuk mewujudkan masyarakat sejahtera bersama.

Melalui kegiatan ini diharapkan selalu terjalin kerja sama yang baik antar semua komponen baik TNI ,Polri dan Pemerintah sehingga dapat mewujudkan situasi dan kondisi di kec.wita ponda yang kondusif dan tentunya dapat menjamin kelangsungan pembangunan.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Kerja Bhakti bersama warga menumbuhkan jiwa solidaritas dan kekompakan.

Salah satu ciri khas dan budaya bangsa indonesia yang masih melekat dikalangan warga terutama di wilayah Kab.Morowali yaitu Gotong Royong dan saling membantu dalam membangun sarana dan prasarana di Desa. Hal ini yang dilaksanakan oleh warga masyarakat di Desa Laroue Kecamatan Bungku Timur dengan melaksnakan kegiatan Kerja Bhakti merampungkan pembangunan Mesjid Ar-Rahman yang sebagian besar dananya berasal dari swadaya masyarakat serta dikerjakan oleh warga secara bergotong royong.

Babinsa Desa Laroue,Serda Firdaus bersama Panitia pembangunan Mesjid Ar Rahman mengajak warga melaksanakn Kerja Bhakti untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan Mesjid,hal ini menjadi bagian dari usaha dan pembinaan teritorial yang dilaksanakan oleh Babinsa guna membina warga masyarakat di Desa Laroue untuk selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam setiap kegiatan yang menyangkut peningkatan pembangunan sarana dan prasarana di desa.

Kegiatan kerja bhakti dalam membangun rumah ibadah juga merupakan usaha membangun aspek spiritual warga untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menumbuhkan keperdulian terhadap tempat Ibadah, Mesjid.

Menurut Babinsa Desa Laroue Serda Firdaus,kegiatan Kerja bhakti yang melibatkan masyarakat dalam membangun rumah ibadah merupakan sasaran pembinaan Teritorial Babinsa dalam menciptakan kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Penyaluran BLT Tahap III di Desa Tondo Kec.Bungku Barat.

Hubungan kerjasama yang baik serta kekompakan antara Babinsa dan pemerintah Desa terlihat dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) DD Tahap III yang dilaksanakan di Desa Tondo Kec.Bungku Barat dimana Babinsa yang merupakan mitra pemerintah Desa turut hadir dalam kegiatan ini.

Kegiatan pendampingan Penyerahan Bantuan kepada warga miskin yang berhak menerima BLT merupakan salah satu wujud pembinaan teritorial Babinsa yang selalu hadir ditengah-tengah warga masyarakat untuk jaga kebersamaan dan silahturahmi.

Menurut Kades Tondo,kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan di Desa seperti halnya penyaluran BLT DD tahap III ini merupakan wujud keperdulian TNI (Babinsa) yang selalu perduli dengan situasi dan kondisi yang dialami warga masyarakat terutama dalam masa Pandemi Covid 19.

Sertu Mudir Babinsa Desa Tondo,menekankan tentang peran Babinsa di Desa Binaan adalah merupakan mitra Pemerintah sehingga selalu bersama-sama dengan pemerintah dlam setiap kegiatan yang tujuannya untuk membantu warga,seperti saat ini kita lagi berjuang melawan Covid 19 yang tentunya butuh peran serta warga masyarakat dalam mendukung setiap program pemerintah guna pencegahan penularan Covid 19,seperti pengunaan masker,tetap jaga jarak dan selalu memantau setiap ada warga baru yg masuk di Desa untuk di isolasi mandiri serta dipantau oleh relawan Covid 19 Di Desa.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Kerja Bhakti sebagai perwujudan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Guna meningkatkan kebersamaan dan kekompakan dengan masyarakat serta untuk mendukung program Pembinaan Teritorial (Binter),Babinsa Serka Iskandar bersama Pemerintah dan masyarakat Desa Unsongi Kec.Bungku Tengah Kab.Morowali melaksanakan Kerja Bhakti dengan sasaran pengecoran akses jalan lorong ke pemukiman warga.

Kegiatan Kerja Bhakti selain menjadi program kerja Pemerintah Desa Unsongi untuk membangun sarana dan prasarana di Desa juga merupakan bagian dari usaha pembinaan Teritorial Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) dalam membina dan menciptakan Kemanunggalan antara TNI dan Rakyat dalam rangka mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan untuk mensejahtrakan rakyat.

Kepala desa Unsongi dalam kesempatan ini meghimbau masyarakat utuk selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan terutama dalam setiap kegiatan di Desa seperti halnya kegiatan Kerja Bhakti yang dilaksanakan kali ini,ditambahkan pula kita perlu bersyukur dengan hadirnya Babinsa dalam setiap kegiatan di Desa untuk memotifasi serta dapat membantu dalam usaha meningkatkan keamanan dan ketertiban di Desa Unsongi.

Babinsa Desa Unsongi,Serka Iskandar menekankan perlunya kerja sama yang baik antar sesama warga Desa Unsongi terutama dalam menghadapi situasi Pandemi Covid 19 yang berdampak di berbagai aspek kehidupan masyarakat terutama Ekonomi Sasial dan Keamanan,sehingga sebagai warga masyarakat yang baik tentunya wajib ikut berperan aktif dengan selalu meningkatkan keperdulian dan kepekaan terhadap setiap perkembangan situasi di Desa Unsongi dan bisa melaporkan kepada Kepala Desa atau Babinsa dan Babinkamtibmas untuk segera ditindaklanjuti.

Dengan adanya kebersamaan dan kekompakan antara Pemerintah Desa,Babinsa dan Babinkamtibmas serta adanya dukungan seluruh masyarakat Desa Unsongi diharapkan dapat meningkatkan dan menjaga Keamanan serta Ketertiban di Desa guna kelangsungan pemerintahan dan pembangunan.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Bersama warga Ds.Pukuilu Kec.Bungku Tengah Kerja Bhakti membuat jalan akses ke pemukiman.

Salah satu bentuk kegiatan pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Apkowil di wilayah bianaan adalah mengajak warga untuk melaksanakan Kerja Bhakti membangun sarana prasarana di Desa.

Kegiatan Kerja Bhakti yang melibatkan warga masyarakat tentunya perlu adanya kordinasi dan sinergitas antara pemerintah Desa dengan aparat terkait baik dengan Babinsa dan Babinkamtibmas guna memupuk kekompakan dan kebersamaan dalam setiap kegiatan kemasyarakatan di Desa, karena ketiga unsur yang ada di desa ini yakni; Kepala Desa,Babinsa,Babinkamtibmas yang dikenal dengan sebutan tiga pilar Desa masing-masing memiliki peran penting dalam hal pembinaan masyarakat dan peningkatan pembangunan Desa.Pemerintah Desa Pukuilu Kec.Bungku Tengah Kab.Morowali,Babinsa dan Babinkamtibmas bersama Masyarakat melaksanakan kegiatan Kerja Bhakti dengan sasaran pembuatan parit di depan pemukiman warga sebagai langkah antisipasi cuaca hujan yang sering melanda sebagian besar wilayah Kab.Morowali.Menurut Babinsa Desa Pungkuilu, Serda Launde kegiatan Kerja Bhakti yang dilaksanakn di Desa Pungkuilu merupakan salah satu wujud keperdulian warga Desa untuk menjaga lingkungan nya serta menjadi bagian dari kegiatan pembinaan Teritorial Babinsa untuk menumbuhkan kebersamaan dan kekompakan antara Babinsa dan warga desa serta untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Bersama Pemerintah Desa dalam kegiatan penyaluran BLT Desa Moahino Kec.Wita Ponda.

Desa Moahino adalah salah satu Desa dengan data penerima BLT Dana Desa terbanyak dari 9 desa di Kec.Wita Ponda yaitu sebanyak 129 orang.Desa Moahino dengan jumlah penduduk 1876 jiwa,sebagian besar warganya adalah merupakan nelayan tangkap dan usaha Rumput laut sehingga sangat bergantung pada hasil laut,cuaca serta harga di pasaran.Pemerintah Desa Moahino telah menganggarkan 30% dari alokasi Dana Desa untuk Bantuan Sosial kepada warga pada masa Pandemi Covid 19 sesui arahan dari Dinas Pemdes Kab.Morowali,bantuan Sosial yang dikenal dengan BLT(Bantuan Langsung Tunai) yang bersumber dari Dana Desa bertujuan untuk membantu warga miskin yang terdampak Pandemi Covid 19.Kades Moahino Bpk Hasran pada saat acara penyaluran BLT di Balai Desa Moahino menekankan bahwa penyaluran Bantuan Sosial dari pemerintah ini hendaknya digunakan sebaik-baiknya guna membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga menghadapi situasi Pandemi Covid 19.Babinsa Moahino Serda Yance R,juga mengingatkan warga agar supaya jangan hanya bergantung pada uluran tangan pemerintah melalui Bantuan Sosial tetapi mau berusaha memanfaatkan hal-hal yang positif serta kreatif dalam memanfaatkan sarana maupun prasarana yang ada agar bisa bermanfaat atau mendapatkan hasil untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,seperti bercocok tanam di halaman rumah dan memelihara ikan atau ternak,karena kita belum tahu kapan situasi Pandemi Covid 19 ini berakhir.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Bersama Pemerintah dan instansi terkait dalam kegiatan Desa Steril Covid 19 di Desa Bumi Harapan Kec.Wita Ponda

Pemerintah bersama instansi terkait tak henti-hentinya melakukan berbagai usaha untuk mencegah penularan Covid 19 di wilayah Kab.Morowali.

Khususnya di Kec.Wita Ponda,pemerintah bersama Puskesmas Laantula Jaya,Polsek Wita Ponda dan Babinsa menetapkan Desa Bumi Harapan sebagai Desa Steril Covid 19 Kampung Tangguh Nusantara yang nantinya akan menjadi contoh bagi Desa-desa yang lain di Kec.Wita Ponda dalam usaha mencegah dan menghambat penyebaran Covid 19 dan tentunya dengan selalu menerapkan protokoler Covid 19 seperti keharusan Penggunaan masker saat beraktifitas diluar rumah,Social Distancing,jaga jarak dan selalu menerapkan Prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pada kesempatan pencanangan Desa Steril Covid 19,Camat Wita Ponda Bpk Nasron S.Sos menekankan pentingnya menjalankan Protokoler Covid 19 untuk membantu pemerintah daerah yakni Satgas Covid 19 dalam penanganan Pasien dan Pencegahan penularan Covid 19 di wilayah Kec.Wita Ponda,ditambahkan pula bahwa usaha pencegahan Penularan Covid 19 menjadi tanggung jawab semua warga masyarakat dimana dibutuhkan kesadaran masing-masing individu untuk selalu disiplin dalam hal mengikuti anjuran dan himbauan pemerintah.

Babinsa Serda Marianto Dadi sebagai Babinsa Ds.Bumi Harapan menghimbau agar seluruh warga masyarakat satu sama lain untuk saling mengingatkan dan perduli dengan keadaan lingkungan sekitarnya sehingga tujuan dibentuknya Desa Steril Covid 19 dapat membuahkan hasil yang positif serta bisa mencegah terjadinya penularan Civid 19 di wilayah Desa Bumi harapan khususnya.

Saat ini pemerintah telah menganjurkan diberlakukannya New Normal dimana warga masyarakat dihimbau untuk selalu taat dan mau melakukan setiap ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah selama masa Pandemi Covid 19 sehingga usaha pencegahan dan penanganan penularan Civid 19 dapat terlaksana dengan baik.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Hadiri acara Sertijab Camat di Kec.Wita Ponda wujud kekompakan Babinsa dan Pemerintah.

Pergantian pimpinan dalam suatu instansi di lingkup Pemerintah Daerah merupakan hal yang wajar terjadi salah satunya adalah guna memberikan peluang bagi ASN yang sudah memenuhi syarat untuk menduduki jabatan tertentu.

Dalam menduduki suatu jabatan baik dalam pemerintahan maupun dinas tertentu di suatu daerah memiliki kriteria dan penilaian tersendiri yang sangat menentukan layak tidaknya seorang ASN dalam jabatan tersebut.

Di Kecamatan Wita Ponda Kab.Morowali, beberapa saat yang lalu telah dilaksanakan Serah terima Jabatan Camat Wita Ponda antara Pejabat lama, Bpk H Arsail S.Sos kepada pejabat baru Bpk Nasron S.Sos yang tadinya adalah Sekertaris Camat Wita Ponda,sementara untuk Bpk H.Arsail S.Sos akan menduduki jabatan sebagai Sekertaris Dinas Perhubungan Kab.Morowali.

Pada Kesempatan Serah terima jabatan ini Wakil Bupati Morowali yang juga hadir menyaksikan kegiatan serah terima jabatan menyampaikan beberapa penekanan antara lain;

Pergantian jabatan maupun pimpinan dilakukan berdasarkan golongan dan prestasi dari ASN serta disesuaikan dengan keahlian nya masing-masing,sehingga membutuhkan waktu untuk menseleksi dan memutuskan.

Ditambahkan juga oleh wakil Bupati Morowali bahwa tidak ada lagi yang namanya lobi-lobi atau praktek uang dalam menentukan suatu jabatan dalam pemerintahan maupun kepala instansi tertentu,”hal ini sdh menjadi Visi Misi kami dalam menjalankan pemerintahan di kab Morowali yaitu mewujudkan pemerintahan yang baik dan berkwalitas”,ucap Wabub Morowali Bpk DR. H. Najamudin S.Ag,S.Pd,M.Pd

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Kegiatan pemantauan Covid 19 di Terminal dan Pasar Bungku,Kab.Morowali

Guna mencegah penyebaran Covid 19 diwilayah Kab.Morowali pemerintah telah menempatkan Pos pengawasan Covid 19 di perbatasan baik dengan Kabupaten tetangga Kab.Morowali Utara maupun perbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tenggara,hal ini dilakukan guna pemeriksaan dan pendataan bagi setiap warga pendatang yang berasal dari luar Kab.Morowali.Selain Pos-Pos yang berada di perbatasan pemerintah Kab.Morowali juga bekerja sama dengan TNI dan Polri,Dinas Perhubungan membentuk pos guna melaksanakan pemantauan di Pasar dan Terminal Bungku Tengah yang bertujuan untuk mengawasi setiap pengunjung Pasar maupun warga yang masuk melalui terminal Bungku serta selalu menghimbau agar gunakan masker dan melakukan pengecekan suhu tubuh.

Babinsa Matansala Serka Nurdin sebagai anggota tim Pemantau Covid 19 di Pasar dan Terminal Bungku menghimbau seluruh pengunjung Pasar Bungku untuk selalu mentaati protokol kesehatan yang sdh ditetapkan pemerintah terutama penggunaan masker yang sdh menjadi keharusan setiap pengunjung pasar serta hindari kerumunan guna mengantisipasi terjadinya penularan Covid 19,karena menurut pemantauan Tim Covid 19 di lapangan masih banyak warga yang tdk menggunakan masker sehingga harus selalu dihimbau dan diingatkan demi keselamatan kita bersama.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Bersama Tripika Kecamatan Wita Ponda dan Pemerintah Desa Ungkaya menyerahkan Bantuan Sosial BLT Dana Desa tahap II.

Menghadapi Pandemi Covid 19 yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia Pemerintah telah menyalurkan bantuan sosial untuk warga miskin di masing-masing Daerah guna membantu warga terutama yang terdampak langsung dengan adanya pandemi Covid 19. Tak terkecuali di Kecamatan Wita Ponda Kab.Morowali juga telah melaksanakan penyaluran bantuan Sosial BLT Dana Desa untuk Tahap II,seperti yang laksanakan oleh Pemerintah Desa Ungkaya Kec.Wita Ponda bersama Tripika Kecamatan,Babinsa dan aparat terkait lainnya,melaksanakan penyaluran BLT Tahap II kepada warga miskin sebanyak 112 orang yang secara simbolis diserahkan oleh Camat Wita Ponda bpk Nasron S.Sos.

Pada kesempatan ini Kades Ungkaya Bpk Guntur,menekankan tentang penggunaan Bantuan Solosial yang sudah di salurkan kiranya dapat digunakan untuk meringankan beban warga miskin yang terdampak Pandemi Covid 19 di Desa Ungkaya.

Babinsa Ds.Ungkaya Serda Yance.R, juga ikut mengingatkan warga untuk tidak terlena dengan bantuan yang di berikan oleh pemerintah serta mau berusaha memanfaatkan halaman rumah serta lahan kosong untuk menanam tanaman yang bisa di konsumsi dan bisa menjadi sumber ketahanan pangan keluarga.

Dampak Pandemi Covid 19 di Desa Ungkaya sangat dirasakan oleh sebagian besar warga yang merupakan karyawan/buruh di PT.Tamaco Graha Krida yang merupakan prusahaan Sawit yang banyak mempekerjakan warga sekitar.

Dengan merebaknya Virus Corona Pihak prusahaan PT.Tamaco Graha Krida merumahkan sebagian karyawan nya karena aktivitas di Pabrik maupun perkebunan agak dikurangi guna menerapkan protokol Covid 19.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Babinsa pantau kondisi jembatan di Desa Larobenu yang rusak akibat tergerus air sungai.

Jembatan yang berada di Desa Larobenu Kec.Bungku Barat merupakan jembatan yang berada dijalur lintas Morowali yang ikut terdampak banjir yang diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Kab.Morowali sepanjang malam.

Kerusakan yang terjadi dijembatan Larobenu diakibatkan oleh derasnya air sungai yang mengikis bagian pinggiran jembatan sehingga mengakibatkan sebagian matrial timbunan hanyut terbawa banjir,kejadian serupa sudah yang kedua kalinya terjadi dimana pemerintah sebelumnya sudah mengupayakan untuk dilakukan penimbunan namun kondisi cuaca beberapa hari ini yang sering turun hujan yang menyebabkan sungai mengalami banjir menyebabkan terkikisnya salah satu sisih jembatan.

Berdasarkan laporan Babinsa Desa Larobenu, Koptu Irfan untuk saat ini jembatan hanya bisa di lalui oleh kendaraan roda empat dan motor karena matrial penyanggah dipinggiran jembatan sudah hanyut tergerus air.

Untuk kondisi terakhir saat ini sudah terjadi antrian panjang kendaraan truk yang akan melintas menuju Bungku dan sekitarnya.

Pemerintah Kab.Morowali melalui dinas perhubungan sudah meninjau lokasi dan akan mengoperasikan alat berat untuk melakukan penimbunan agar supaya jembatan bisa dilewati kendaraan bermuatan berat.

Kegiatan Koramil 1311-01/BT;Babinsa pantau wilayah binaan,paska hujan deras yang mengguyur sebagian besar Kab.Morowali.

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kab.Morowali sejak hari Rabu soreh hingga saat ini mengakibatkan beberapa daerah terendam air hingga ke pemukiman warga.

Salah satu Desa yang terdampak adalah Desa Wosu Kec.Bungku barat dimana sebanyak 13 rumah warga terendam air hingga ketinggian 30 cm,hal ini sangat mengganggu aktifitas warga yang sehari-harinya merupakan petani.

Air yang menggenangi pemukiman warga di Desa Wosu disebabkan oleh meluapnya sungai yang tidak dapat menampung debit air yang diakibatkan oleh curah hujan yang mengguyur sepanjang malam.

Babinsa Serma Rahman pada saat memantau pemukiman warga yang rumahnya terendam air,menghimbau serta mengingatkan warga untuk waspada serta sementara waktu tidak melakukan aktifitas di sekitar sungai serta mengamankan barang-barang berharga di rumah tetangga yang tidak terendam air.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Babinsa Mengawal Penyaluran BLT DD tahap II di Ds.Larobenu Kec.Bungku Barat

Kegiatan penyaluran Bantuan Sosial yang diperuntukan bagi warga miskin terus berjalan sesuai dengan program pemerintah untuk meringankan beban warga selama Pandemi Covid 19.

Pemerintah Desa Larobenu Kec.Bungku Barat kembali melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Sosial BLT yang bersumber dari Dana Desa Tahap II bagi warga miskin yang terdampak pandemi Civid 19 dengan jumlah penerima bantuan sebanyak 110 orang, 80 orang diserahkan di Balai Desa Larobenu sisanya sebanyak 30 orang diserahkan langsung di rumah nya.

Menurut Kades Larobenu kegiatan penyaluran bantuan Sasial ini sudah tahap ke II berdasarkan anjuran dari pemerintah yang pelaksanaannya sebagian diserahkan langsung ke rumah-rumah mengingat kondisi warga penerima BLT sudah lanjut usia dan tidak memungkinkan untuk dihadirkan di Balai Desa.

Babinsa Desa Larobenu Kpt Irfan pada kesempatan ini menyampaikan kepada warga untuk dapat memanfaatkan dana bantuan sosial ini sebaik mungkin guna membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ditambahkan juga oleh Koptu Irfan agar masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan yang ada untuk menanam tanaman yg dapat di konsumsi seperti sayuran, buah dan sejenisnya untuk kebutuhan dapur selama Pandemi Covid 19.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Pengawasan dan pemantauan di Pos Covid 19 Ds.Salonsa Kec.Wita PondaKec.Wita Ponda.

Penanganan dan pencegahan terhadap penyebaran Covid 19 di tanah air masih berlangsung dan sudah menyita perhatian besar seluruh lapisan masyarakat maupun pemerintah,begitu juga di wilayah Kabupaten Morowali yang memiliki daya tarik tersendiri dengan adanya beberapa Prusahaan tambang yang tentunya banyak merekrut karyawan baik lokal maupun dari luar daerah Morowali.

Keberadaan prusahaan tambang yg ada di kab.Morowali membawa manfaat yg cukup besar dengan terbukanya lapangan pekerjaan terutama di wilayah kec.Bahodopi dan sekitarnya,namun juga menjadi polemik bagi pemerintah daerah karena banyaknya karyawan dari luar daerah yang masuk menjadi karyawan di prusahaan tersebut.

Menghadapi Pandemi Covid 19,berdasarkan data pemantuan di Pos Covid 19 Ds.Salonsa Kec.Wita Ponda sebagian besar warga pendatang yang masuk melewati pos batas antar Kab. Morowali dan Morowali utara adalah warga dari Sulawesi Selatan tujuan Bahodopi,dengan bermacam-macam alasan mulai dari menemui keluarga,menjalankan usaha,mencari pekerjaan sampai menawarkan jasa seperti buruh bangunan dan buruh harian.

Situasi pos di Covid 19 yang sdh berlangsung kurang lebih 4 bulan masih tetap ramai dilalui oleh kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang tentunya harus melalui pemeriksaan di Pos Covid 19 dengan menjalankan protokol Kesehatan guna mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid 19.

Hal yang menjadi protap di Pos Covid 19 Ds.Salonsa Kec.Wita Ponda antara lain; mencuci tangan dengan menggunakan sabun,pemeriksaan suhu tubuh serta pemeriksaan surat Rapit Tes Covid 19 bagi warga yang datang dari luar Morowali atau yang baru melakukan perjalanan keluar wilayah Morowali dan pendataan alamat tujuan sehingga akan memudahkan pemantauwan oleh Satgas Covid 19 di tiap Desa.

Menurut Babinsa Serma Yonny wungow, yang juga ikut tergabung dalam kegiatan di Pos Covid 19 di Ds.Salonsa Kec Wita Ponda,dalam pelaksanaan kegiatan pemantauan di Pos Covid 19 TNI dalam hal ini Babinsa bertugas membantu Petugas dari Dinas Perhubungan untuk mengarahkan setiap warga baik yg menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk singgah memeriksakan diri dan melakukan pengecekan kesehatan serta mendata asal serta alamat tempat menginap untuk diteruskan ke Satgas Covid 19 di Kecamatan dan Desa tempat tujuan.

Kegiatan Koramil 1311-01/BT;Antisipasi cuaca hujan dan angin kencang Babinsa bersama pemerintah kelurahan Matano adakan pemangkasan pohon.

Mengantisipasi perubahan cuaca beberapa hari ini dimana sering turun hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang,pemerintah Kelurahan Matano Kec.Bungku Tengah Kab.Morowali laksanakan kegiatan Kerja Bhakti pemangkasan pohon di sepanjang jalan protokol yang yang melintasi Kelurahan Matano.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Babinsa dan aparat terkait lainnya dengan melibatkan masyarakat sekitar guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan menimpa pengguna jalan seperti tumbangnya pohon yang yang seringkali mengganggu aktifitas lalu lintas.

Menurut Lurah Matano,kegiatan Kerja Bhakti ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah Kec Bungku Tengah untuk tetap menjaga kerapihan dan kebersihan lingkungan terutama sepanjang jalan protokol yang juga berada di pusat kota Bungku serta untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan.

Babinsa Kelurahan Matano Koptu Hasan ikut menambahkan bahwa kegiatan Kerja Bhakti yang dilaksanakan di wilayah binaan merupakan wujud pelaksanaan pembinaan teritorial untuk mengajak warga masyarakat agar selalu ikut perduli dalam menjaga lingkungan nya tetap aman dan nyaman, selain itu tujuan dilaksanakan kegiatan kerja bhakti yang melibatkan Pemerintah, Masyarakat dan Babinsa serta Babinkamtibmas adalah untuk meciptakan kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Penyaluran BLT Kemensos tahap II Desa Emea dan Desa Bumi Harapan Kec.Wita Ponda.

Selain BLT yang bersumber dari Dana Desa,pemerintah juga menyalurkan bantuan BLT dari Kementrian Sosial yang sama-sama diperuntukkan bagi warga miskin yang terdampak Pandemi Covid 19.

Penyaluran BLT Kemensos untuk 2 Desa di Kec Wita Ponda dilaksanakan di balai pertemuan Desa Emea dengan jumlah penerima BLT sebanyak 84 orang,dengan rincian 63 orang dari desa Emea dan 21 orang dari Desa Bumi Harapan.

Pada kesempatan ini Kades Emea Bpk Kasim,menjelaskan bahwa Bantuan Sosial yang di salurkan kali ini adalah bantuan langsung dari Kementrian Sosial guna membantu warga miskin dalam menghadapi Pandemi Covid 19,jadi dapat di bedakan dengan BLT dana desa yang sudah disalurkan beberapa waktu yang lalu jadi, waga yg sudah mendapat BLT dana Desa tidak terdaftar lagi sebagai penerima BLT Kemensos,hal ini sdh diatur oleh pemerintah supaya semua warga miskin dapat merasakan bantuan sosial dari pemerintah.

Babinsa Desa Emea Serda Marianto Dadi juga menekankan agar bantuan yang di terima dapat digunakan sebaik-baiknya untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan selalu berusaha untuk memanfaatkan situasi ini untuk melakukan hal yang positif dengan memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan yang ada untuk bercocok tanam atau beternak untuk memenuhi kebutuhan sehari hari,sehingga tidak semata-mata bergantung pada bantuan dari pemerintah.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Babinsa dampingi Pemerintah Desa dalam kegiatan penyaluran BLT tahap 2 di Desa Wosu Kec.Bungku Barat.

Penyaluran BLT tahap 2 kepada warga miskin di beberapa desa di kab Morowali sudah berjalan,seperti halnya yang dilaksanakan di Desa Wosu Kec.Bungku Barat, pemerintah Desa Wosu bersama Babinsa dan aparat terkait lainnya ikut mendampingi kegiatan Penyaluran BLT tahap 2 yang sumber dananya sepenuhnya berasal dari DD (Dana Desa) sesuai program pemerintah melalui dinas Pemdes dalam rangka membantu kesulitan rakyat menghadapi Pandemi Covid 19.

Penyaluran BLT tahap 2 ini sama halnya dengan yang sdh di laksanakan sebelumnya dimana ditujukan untuk warga miskin berdasarkan data yang ada di Desa,dengan harapan dapat membantu meringankan beban warga untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari terutama warga yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid 19.

Babinsa Wosu Serma Rahman dalam kesempatan ini menekankan gunanya Bantuan yang di berikan pemerintah serta selalu mengingatkan kepada pemerintah Desa yang merupakan panitia penyaluran BLT untuk selalu teliti dalm menentukan siapa sj yang berhak menerima bantuhan BLT sehingga tidak terjadi salah sasaran yang akan menimbulkan kecemburuan sosial kepada warga yang lain.

Menurut Kepala Desa Wosu,bantuan sosial yang diprogramkan oleh pemerintah bukan hanya BLT namun ada juga yang berbentuk bantuan berupa sembako sehingga diharapkan dapat merata dan sampai kepada warga yang betul-betul membutuhkan.

Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT;Kerja Bhakti guna memupuk kemanunggalan Babinsa dan Masyarakat.

Guna meningkatkan kemanunggalan TNI Rakyat,Babinsa Koptu Ramli bersama warga masyarkat dan pemerintah Ds.Pebotoa laksanakan Kerja bhakti di sekitar pemukiman warga dan lahan kosong milik warga.

Kegiatan kerja bhakti yang dilaksanakan di Desa merupakan salah satu program pemerintah Desa Pebotoa serta sudah menjadi tradisi warga secara bersama-sama bergotong royong membersihkan lingkungan Desa dan untuk membiasakan hidup bersih bagi warga masyarakat.

Pada kesempatan ini Babinsa Koptu Ramli menegaskan bahwa kegiatan Kerja Bhakti di desa Pebotoa juga merupakan program pembinaan teritorial Babinsa untuk mewujudkan kebersamaan dan kemanunggalan dengan masyarakat sehingga terbentuk suatu ikatan emosional yang kuat antara Babinsa dengan Masyarakat guna menangkal setiap gangguan dan ancaman ketertiban serta keamanan di desa binaan.

Menurut Kades Pebotoa, kegiatan ini juga merupakn ajang silahturahmi antar sesama warga serta untuk memupuk keperdulian masyarakat terhadap keadaan lingkungan desanya.