Bersama Pemerintah kecamatan Bungku timur melaksanakn kegiatan himbauan dan ajakan kepada masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan…..
Babinsa Serma…..dan seterusnya….
(bisa di kembangkan bahasanya)
Bersama Pemerintah kecamatan Bungku timur melaksanakn kegiatan himbauan dan ajakan kepada masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan…..
Babinsa Serma…..dan seterusnya….
(bisa di kembangkan bahasanya)
Masih adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda menandakan bahwa tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan masih sangat rendah.
Dengan bertambahnya kasus terkonfirmasi positif Covid 19 pemerintah kecamatan Wita Ponda tetap memperketat pengawasan terhadap kegiatan kemasyarakatan terutama yang dapat menimbulkan kerumunan orang seperti halnya pelaksanaan pesta pernikahan dan sejenisnya.

Salah satu bentuk kegiatan yang di laksanakan dalam rangka membantu menekan serta mencegah penularan Covid 19 adalah melalui kegiatan Penertiban Penerapan Protokol Kesehatan terutama penggunaan masker.
Bertempat di jalan trans Sulawesi depan Kantor Polsek Wita Ponda,hari ini Jum’at Tgl 27 Agustus 2021, aparat gabungan yang terdiri dari TNI (Babinsa Koramil 1311-01/BT, Anggota Polsek Wita Ponda dan Satpol-PP Kecamatan Wita Ponda,menggelar Ops yustisi penerapan Protokol Kesehatan terutama penggunaan masker bagi warga masyarakat.


“Kegiatan ini bertujuan untuk selalu mengingat kan warga masyarakat terutama di saat beraktivitas di luar rumah untuk tetap menggunakan masker,jelas Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT.
Selain memberikan teguran terhadap warga masyarakat yang tidak menggunakan masker, aparat gabungan juga selalu mengedukasi warga masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol Kesehatan selama Pandemi Covid 19 belum berakhir.
Guna mendukung program pemerintah dalam usaha mencegah dan menekan penyebaran Covid-19, kegiatan Vaksinasi Covid-19 semakin gencar di laksanakan.
Bertempat di gedung serbaguna Desa Salonsa Kecamatan Wita Ponda,Tim vaksinasi Covid-19 Puskesmas Laantula jaya bersama Anggota Babinsa Koramil 1311-01/BT, Anggota Polsek Wita Ponda dan Satpol PP Kecamatan Wita Ponda kembali melaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum, pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 kali ini melayani penyuntikan Vaksin untuk Dosis I.Antusiasme warga masyarakat yang datang ke tempat pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Serbaguna Desa Salonsa menandakan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi Covid-19 semakin baik.
Babinsa Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT yang turut mengawal pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Desa Salonsa Kecamatan Wita Ponda, mengungkapkan bahwa kegiatan Vaksinasi Covid-19 di wilayah kecamatan Wita Ponda dilaksanakan di Desa desa dengan tujuan untuk memudahkan warga masyarakat untuk datang mengikuti kegiatan Vaksinasi sehingga semakin banyak warga yang mau ikut di vaksin.”Keberhasilan pelaksanakan vaksinasi Covid-19 di wilayah kecamatan Wita Ponda sangat bergantung pada kesadaran pribadi masyarakat untuk mau di vaksin serta dukungan dari Pemerintah Desa dan tentunya keikut sertaan warga masyarakat dalam mengkampanyekan gerakan vaksinasi Covid-19,”jelas Sema Yonny Wungow.
Keberadaan Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan yang selalu hadir di tengah-tengah warga masyarakat di desa binaan merupakan salah satu bentuk usaha untuk memupuk rasa kebersamaan dan kekompakan serta menjadi bagian dari usaha Babinsa untuk menciptakan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.
Melalui kegiatan komsos dengan mitra karib di Desa binaan dapat membantu Babinsa untuk selalu mengetahui dan mengenal lebih dekat warga masyarakat di wilayah binaan.
Babinsa Serda Marianto Dadi Anggota Koramil 1311-01/BT, melaksanakn kegiatan Komsos dengan mitra karib di Desa Salonsa Jaya Kecamatan Wita Ponda guna meningkatkan kekompakan dan kebersamaan serta semakin memperkuat tali silaturahmi yang juga menjadi bagian dari usaha membentuk jaring Teritorial Babinsa.
Menurut Serda Marianto Dadi,”dengan adanya Komunikasi yang baik dengan mitra karib setiap perkembangan maupun situasi dan kondisi di wilayah binaan dapat termonitor sehingga sangat membantu dalam tugas Babinsa sebagai Pulket (pengumpul keterangan) serta bagian dari usaha temu cepat dan lapor cepat.”
Dalam pelaksanaan tugas Pembinaan Teritorial Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan yang menjadi garda terdepan dalam usaha mewujudkan tujuan Pembinaan Teritorial yakni menciptakan Kemanunggalan TNI dan Rakyat,perlu di bekali dengan kemampuan dan keterampilan dalam memanajemen setiap kegiatan di wilayah binaan.

Seorang Babinsa harus memahami tugas dan tanggung jawab yang di berikan serta dapat mengaplikasikannya di wilayah binaan,Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dibekali dengan 5 kemampuan Teritorial yang merupakan dasar dalam setiap kegiatan pembinaan Teritorial di wilayah binaan.
Selain itu guna mendukung keberhasilan tugas pembinaan Teritorial Babinsa juga harus memahami methode Binter yang menjadi senjata andalan Seorang Babinsa dalam melaksanakan tugas di Lapangan.
Komunikasi Sosial (Komsos)salah satu methode Binter yang sangat efektif dalam menjalin hubungan baik dengan warga masyarakat serta untuk membangun semangat kebersamaan antara sesama warga masyarakat dengan Babinsa.
Babinsaa Serma Yonny anggota Koramil 1311-01/BT mengatakan,”melalui kegiatan Komsos dengan komponen masyarakat dapat mempererat hubungan Babinsa dengan masyarakat serta menjadi sarana untuk saling berbagi informasi.”
Disamping itu melalui kegiatan Komsos bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dengan Warga Masyarakat di wilayah binaan.
Guna mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 serta usaha memutus rantai penyebaran nya pemerintah melalui Tim Tracer Puskesmas yang merupakan gabungan antara TNI, Polri,dan Tim Kesehatan Puskesmas melakukan kegiatan 3T, Testing, Trecing dan Treatment.

Kegiatan yang sudah di laksanakan di seluruh wilayah termasuk di Kecamatan Wita Ponda selalu mengedepankan aspek edukasi dan himbauan terutama kepada warga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid 19,sebab tidak semua warga masyarakat dapat menerima keadaan terutama apabila ada keluarga nya yang di vonis Covid-19.
Dalam pelaksanaan kegiatan 3T Testing, Trecing dan Treatmen di wilayah kecamatan Wita Ponda,tim Tracer Puskesmas Laantula Jaya melakukan pelacakan terhadap warga masyarakat yang merupakan kontak erat dengan terkonfirmasi positif Covid-19,hal ini bertujuan untuk mempersempit penyebaran nya.
“Setiap orang yang merupakan kontak erat dengan terkonfirmasi positif Covid 19 akan di data dan di wawancara tentang keadaan fisiknya maupun kondisi kesehatan serta lingkungan disekitar nya selanjutnya akan di lakukan pengambilan sampel Swab yang nantinya akan di kirim ke laboratorium Bungku untuk di periksa,”Jelas Ibu Hasni salah satu petugas Survelen puskesmas Laantula jaya.

“Kami juga sangat berharap dukungan dari masyarakat terutama yang menjalani Isolasi mandiri maupun yang merupakan kontak erat dengan terkonfirmasi Positif Covid-19,sebelum ada hasil pemeriksaan Swab PCR agar supaya menjalani Isolasi mandiri,hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid 19 di lingkungan sekitar,”Jelas Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT.
Menjalin komunikasi yang baik dengan Tokoh agama dan tokoh masyarakat di wilayah binaan menjadi bagian dari kegiatan pembinaan Teritorial Babinsa yang sangat penting dalam mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT,bersama Babinkamtibmas bersilaturahmi di rumah salah satu warga masyarakat di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita yang akan mengadakan kegiatan keagamaan adat Hindu Bali yakni prosesi Ngaben.
Dalam kesempatan silahturahmi ini juga bertemu dengan Tokoh agama Hindu yang akan memimpin prosesi Ngaben yakni Pandita Ida Resi Bawa Kesawa yang di datangkan dari Daerah Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah.

Tujuan kedatangan Babinsa, Babinkamtibmas dan Satpol-PP Kecamatan Wita adalah bagian dari usaha untuk mengecek penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 serta memberikan edukasi dan pemahaman kepada keluarga yang akan melaksanakan kegiatan untuk mentaati anjuran pemerintah dengan membatasi jumlah warga yang ikut dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan ini Babinsa Serma Yonny Wungow turut mengingatkan bawah dengan adanya peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda,kita semua bertanggung jawab untuk saling perduli dan saling mengingatkan tentang pentingnya penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 guna mencegah dan memutus rantai penyebaran nya.
Seperti halnya di wilayah yang lain Upacara Memperingati Detik detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-76 juga di laksanakan di Kecamatan Wita Ponda yang di pusatkan di Lapangan Kecamatan Wita Ponda.


Bertindak sebagai Komandan Upacara Serda Marianto Dadi, Anggota Koramil 1311-01/BT yang juga sebagai babinsa di wilayah kecamatan Wita Ponda.
Bapak Nasron S.Sos ,Camat Wita Ponda yang menjadi Inspektur upacara pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-76 mengapresiasi semangat dan antusias siswa siswi SMA yang tergabung dalam Pasukan pengibar bendera kecamatan Wita Ponda.

Perlu diketahui bahwa para siswa siswi SMA yang menjadi anggota pasukan pengibar bendera kecamatan Wita Ponda merupakan pilihan dari masing masing sekolah SMA/SMK yang ada di wilayah kecamatan Wita Ponda.
Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow yang turut hadir dalam Upacara Bendera Memperingati Detik detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-76 di kecamatan Wita Ponda mengungkapkan bahwa,”Pelaksanaan Upacara Bendera Memperingati Detik detik Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-76 kali ini sangat berbeda dengan Tahun sebelumya yang di laksanakan dengan penuh kesederhanaan dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19,serta di batasi jumlah Undangan maupun pesertanya.”
Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerumunan orang serta tetap menerapkan disiplin protokol Kesehatan Covid 19, namun walaupun dilaksanakan dengan penuh kesederhanaan tetapi masih menggambar semangat dan hikmadnya pelaksanaan Upacara,lanjut Serma Yonny Wungow.

Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan sarana yang paling efektif dalam menjalin hubungan yang baik dengan warga masyarakat di Desa binaan serta menjadi bagian dari usaha Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dalam mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.
Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT,memberikan sosialisasi dan edukasi kepada warga masyarakat di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda tentang pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19 dimasa Pandemi terutama menghadapi situasi di mana terjadi peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid 19.
Pemerintah dalam penanganan Pandemi Covid-19 melaksanakan berbagai upaya guna menekan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah,selain itu melalui kegiatan Vaksinasi Covid-19 pemerintah sangat berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dengan mengikuti vaksinasi Covid-19 yang bertujuan untuk membentuk imun dalam kelompok masyarakat sehingga tidak mudah terjangkit Covid-19.
Kegiatan Vaksinasi Covid-19 bagi seluruh rakyat Indonesia bertujuan untuk membantu membentuk imun tubuh masing-masing warga masyarakat sehingga tidak mudah terjangkit Covid-19 serta tidak memperparah keadaan terutama bagi warga masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu (Komorbit) sehingga dengan penanganan medis yang tepat diharapkan cepat sembuh.
Menurut Serma Yonny Wungow saat ini masih banyak warga masyarakat yang belum mau di vaksin sehingga Babinsa harus selalu menghimbau dan mengajak warga masyarakat agar mau di vaksin dan tidak mudah terpengaruh dengan berita hoax yang beredar di media sosial.
Sebagai bentuk dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang sementara melaksanakn isolasi mandiri melalui pemerintah Desa Emea menyerahkan bantuan Sembako untuk meringankan beban warga masyarakat yang juga menjadi bagian dari usaha untuk memupuk kebersamaan dan kekompakan di antara pemerintah dengan masyarakat.Bantuan Sembako yang diserahkan kepada salah satu warga masyarakat yang melaksanakan isolasi mandiri karena Positif Covid-19 berasal dari Dana Desa Emea guna penanganan Pandemi Covid 19.
Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT bersama Kepala Desa dan anggota Polsek Wita Ponda menyerahkan bantuan Sembako kepada warga yang menjalani Isolasi mandiri di rumah.Dalam kesempatan ini Kepala Desa Emea Bpk Kasim menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah menjadi kewajiban pemerintah Desa Emea dalam mendukung dan membantu meringankan beban warga masyarakat terutama yang terkonfirmasi positif Covid 19,selain itu melalui kegiatan pemberian bantuan Sembako juga menjadi sarana komunikasi dan silaturahmi antara Babinsa, Babinkamtibmas dan Pemerintah Desa Emea dalam kegiatan kemasyarakatan.
“Warga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid 19 di wajibkan untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan tidak beraktivitas keluar rumah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, sehingga perlu di bantu oleh pemerintah dalam kebutuhan sehari-hari,”jelas Serma Yonny Wungow
Upaya pemerintah menangani Pandemi Covid-19 selain mengajak warga masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19 dan penerapan program pembatasan Kegiatan Kemasyarakatan juga dengan gencar melaksanakn kegiatan Vaksinasi Covid-19 terhadap warga masyarakat yang berada di daerah luar pulau Jawa.

Dengan didukung ketersediaan vaksin Cobid-19 yang cukup serta adanya kolaborasi erat dari Pemda, Dinkes dan TNI/Polri dalam mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19, diharapkan target harian vaksinasi bisa terus ditingkatkan untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok masyarakat.
Bertempat di gedung serbaguna Desa Emea Kecamatan Wita Ponda hari ini, Jum’at Tgl 06 Agustus 2021 dilaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 Dosis II yang di tujukan kepada masyarakat umum di kecamatan Wita Ponda.

Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow, dalam kesempatan ini mengungkapkan bahwa kegiatan Vaksinasi Covid-19 Dosis II merupakan lanjutan dari vaksinasi Covid-19 Dosis I yang juga di laksanakan ditempat yang sama.
“Tujuan dilaksanakanya vaksinasi Covid-19 untuk warga masyarakat adalah untuk membentuk imun tubuh agar agar tidak mudah terjangkit Covid-19, namun perlu diingat bahwa Vaksinasi Covid-19 tidak berarti kita kebal terhadap Virus Corona sehingga disiplin Protokol Kesehatan tetap harus selalu di laksanakan dengan baik,”lanjut Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT.
Terjadi peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda menunjukkan bahwa masih kurangnya tingkat kesadaran masyarakat terhadap Penerapan Protokol Kesehatan Covid 19.
Pemerintah Kecamatan Wita Ponda bekerja sama dengan Babinsa Babinkamtibmas serta Petugas Kesehatan Puskesmas Laantula jaya tak henti-hentinya melaksanakan himbauan dan melalui melalui kegiatan Yustisi Penertiban Penggunaan Masker serta melakukan patroli ke tempat acara pesta dan usaha toko/warung untuk selalu menghimbau agar supaya tetap meerapkan disiplin Protokol Kesehatan terutama bagi pelaku usaha namun sampai saat ini peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 masih terus bertambah.
Disamping itu beberapa hari terakhir terjadi kasus kematian yang di akibatkan oleh Covid-19 di mana pasien sempat menjalani penanganan medis di ruang Isolasi RSUD Morowali.
Hari ini Kamis,05 Agustus 2021,jam 07:30 Witta, salah seorang Tenaga medis Puskesmas Laantula jaya meninggal Dunia setelah di rawat di RSUD Morowali dengan diagnosa terkonfirmasi positif Covid 19.
Menurut informasi bahwa Almarhum memiliki Komorbit atau penyakit penyerta yang memperparah kondisi nya.
“Kejadian ini hendaknya menjadi perhatian buat kita semua agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan guna keselamatan kita bersama,selain itu juga sangat diharapkan masing-masing orang dapat membantu memberikan pemahaman serta edukasi terhadap warga masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggal nya guna membantu memutus rantai penyebaran Covid-19,” jelas Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow.
Salah satu bentuk keperduli Pemerintah Desa Emea terhadap warga masyarakat yang sementara melaksanakn isolasi mandiri adalah dengan memberikan bantuan sembako guna meringankan beban warga masyarakat

Bertempat di salah satu rumah warga masyarakat di Desa Emea Kecamatan Wita Ponda, Pemerintah Desa Emea bersama Babinsa dan Babinkamtibmas menyerahkan bantuan Sembako yang berasal dari dana Desa yang di anggrkan untuk penanganan Covid 19 di masing-masing Desa.
Babinsa Serda Marianto Dadi Anggota Koramil 1311-01/BT turut hadir bersama Kades Emea dan Babinkamtibmas menyerahkan bantuan Sembako terhadap warga an.Bpk Saudale yang berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Bungku terkonfirmasi positif Covid 19 sehingga sdh menjadi kewajiban pemerintah Desa Emea untuk membantu warga nya terutama kebutuhan sehari-hari karena selama melaksanakan Isoman yang bersangkutan tidak bisa beraktivitas keluar rumah dl.

Dalam kesempatan ini Babinsa Serda Marianto Dadi, mengatakan, “kegiatan seperti ini sangat positif terutama bisa membantu meringankan beban warga masyarakat yang menjalani Isolasi mandiri serta dapat menumbuhkan kebersamaan dan kekompakan serta saling perduli.”
Kades Emea Bpk Kasim juga menyampaikan bahwa pemberian sembako kepada warga masyarakat yang Isolasi mandiri sudah masuk dalam kegiatan mendukung program Pemerintah selama Pandemi Covid-19.
Pembatasan Kegiatan Kemasyarakatan merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilaksanakan guna mendukung usaha pencegahan dan menekan penyebaran Covid-19.

Salah satu bentuk kegiatan yang juga merupakan bentuk usaha menekan penyebaran Covid-19 adalah dengan melaksanakan Himbauan Dan Ajakan kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19 diantara nya; Memakai Masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun di Air mengalir, mengurangi kegiatan keluar rumah apabila tidak terlalu perlu serta membatasi kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan.

Pemerintah Kecamatan Wita Ponda bersama Babinsa dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kecamatan Wita Ponda melaksanakn kegiatan himbauan dan ajakan kepada masyarakat di wilayah kecamatan Wita Ponda untuk membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 dimana terjadi peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda.
Babinsa Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT yang ikut dalam kegiatan ini juga mengungkapkan bahwa,”saat ini terjadi peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 yang sudah merata di 9 Desa di kecamatan Wita Ponda sehingga menuntut semua pihak untuk perduli, sebab kunci keberhasilan penanganan Covid 19 sangat tergantung pada tingkat kesadaran pribadi masyarakat.”
Selain itu juga edukasi dan sosialisasi kepada warga masyarakat harus terus dilakukan agar supaya tingkat pemahaman warga masyarakat tentang Pandemi Covid-19 yang sedang terjadi dapat di pahami dan dan disikapi dengan bijak.
Setiap orang pasti bertanya-tanya, kapan pandemi ini akan berakhir.
Tidak ada yang tahu, kapan pandemi COVID-19 akan berakhir namun yang pasti pemerintah dan instansi terkait lainnya sampai saat ini masih berusaha untuk selalu menekan bahkan memaksimalkan usaha mencegah terjadinya penularan Covid 19 dengan melakukan PPKM.
Namun perlu diingat bahwa kunci keberhasilan untuk Penanganan pandemi COVID-19 adalah kepatuhan kita bersama melakukan prokes 5M dan mengikuti vaksinasi COVID-19 sesegera mungkin.

Guna meringankan beban warga masyarakat yang saat ini sementara melaksanakn isolasi mandiri di rumah, Pemerintah Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda bersama Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT, menyerahkan bantuan Sembako kepada warga sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah Desa Laantula Jaya.
Bantuan Sembako buat warga masyarakat yang sementara melaksanakn isolasi mandiri berasal dari Dana Desa serta bantuan spontanitas yang di kumpulkan oleh warga masyarakat melalui Paguyuban warga Banyuwangi di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda.
“Kami berharap dengan adanya bantuan berupa Sembako kepada warga masyarakat yg menjalani Isolasi mandiri dapat membantu meringankan beban warga serta menjadi sarana untuk memupuk rasa kebersamaan dan persaudaraan terutama di masa Pandemi Covid-19,”ungkap Serma Yonny Wungow.
Dalam kesempatan ini juga Bpk Gusti sebagai PLH Kepala Desa Laantula Jaya menyampaikan bahwa bantuan ala kadarnya ini jangan di nilai dari jumlahnya tetapai dapat di jadikan sebagai bentuk dukungan moril kepada warga masyarakat yang sementara isolasi mandiri, sehingga selalu terjalin silahturahmi antar masyarakat dengan Pemerintah Desa Laantula Jaya.
Dengan melakukan pelacakan terhadap warga masyarakat yang kontak erat dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid 19 merupakan hal yang sangat penting dalam usaha mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 di suatu wilayah.
Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya yang merupakan gabungan dari Tim kesehatan Puskesmas,TNI,Polri dan Satpol PP Kecamatan Wita Ponda setiap hari melaksanakan tugasnya dengan mencari dan mendata serta melakukan pengambilan Sampel Swab PCR terhadap warga yang memiliki riwayat kontak erat dengan terkonfirmasi positif Covid 19.Hari ini Sabtu,31 Juli 2021 Bertempat di Desa Ungkaya dan Desa Emea Kecamatan Wita Ponda Tim Tracer Puskesmas Laantula Jaya mengunjungi rumah warga masyarakat yang salah satu anggota keluarganya positif Covid 19.
“Selain melakukan pemeriksaaan dan pendataan warga masyarakat yang merupakan kontak erat kami sebagai Petugas memiliki peran untuk selalu memberikan edukasi dan pemahaman terhadap warga masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan terutama saat telah dilakukan Swab PCR sambil menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium, sudah wajib untuk Isolasi mandiri agar supaya tidak terjadi kontak baru dengan warga yang lain,” jelas Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT.
Terjadi peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan masih sangat rendah.

Pemerintah Kecamatan Wita Ponda bersama Instansi terkait,Babinsa dan Babinkamtibmas serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kecamatan Wita Ponda hari Jum’at Tgl 30 Juli 2021 melaksanakan kegiatan himbauan dan ajakan kepada seluruh masyarakat di wilayah kecamatan Wita Ponda untuk membantu pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 diantara dengan menerapkan disiplin protokol Kesehatan 5M, Memakai Masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas ke luar wilayah kecamatan Wita Ponda.
Dengan menggunakan kendaraan Dinas Kecamatan melalui pengeras suara, petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP Kecamatan Wita Ponda menyusuri jalan sambil menyuarakan himbauan tentang penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 hal ini bertujuan untuk tetap mengingatkan warga masyarakat agar jangan kendor dan tetap patuhi protokol Kesehatan.
Anggota Koramil 1311-01/BT,Koptu Hasri Hendy yang ikut dalam kegiatan ini juga mengatakan,”kepatuhan Masyarakat terhadap anjuran pemerintah untuk membatasi kegiatan keluar wilayah belum bisa maksimal dilaksanakan disamping itu juga kegiatan Pesta dan sejenisnya masih dilaksanakan sehingga sangat beresiko dan merupakan penyebab meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda.”
Usaha untuk menekan penyebaran Covid-19 diwilayah Kecamatan Wita Ponda juga sangat bergantung pada tingkat kesadaran pribadi masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan.
Memutus rantai penyebaran Covid-19 menjadi bagian penting dari tugas dan tanggung jawab Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya.

Dengan melakukan pengambilan sampel Swab terhadap warga masyarakat yang menjadi kontak erat dengan pasien Covid 19 dapat membantu mencegah terjadinya penularan dan penyebaran virus Covid-19 pada suatu wilayah tertentu.
Hari ini,Kamis 29 Juli 2021 Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya melaksanakn kegiatan pemantauan dan pengambilan sampel Swab terhadap warga masyarakat yang merupakan kontak erat dengan pasien Covid 19 di Klinik PT Tamco Graha Krida Desa Ungkaya Kecamatan Wita Ponda, pengambilan sampel Swab dilakukan setelah 2 warga masyarakat yang juga merupakan Karyawan PT. Tamco Graha Krida dinyatakan Positif Covid-19.

Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT yang juga tergabung dalam Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya ikut mendampingi tim Tracer dalam melakukan pengambilan sampel Swab juga ikut memberikan edukasi dan pemahaman kepada warga yang akan di Swab PCR untuk mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19 dengan membatasi kegiatan keluar rumah atau Isolasi mandiri di rumah.
Meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di wilayah kecamatan Wita Ponda tidak hanya di tanggapi serius oleh sebagian besar warga masyarakat namun masih saja ada sebagian warga masyarakat yang tidak memahami situasi saat ini bahkan tidak percaya dengan adanya Covid-19.

Kejadian Kasus Warga Masyarakat meninggal dunia akibat Covid-19 sudah yang ketiga kali terjadi di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda selama Juli 2021 sehingga harusnya warga masyarakat semakin berhati-hati dan selalu waspada dengan meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 tentunnya dengan selalu menerapkan protokol Kesehatan yang ketat.
Hari ini Rabu,28 Juli 2021 tepat nya di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda Tim satgas Covid 19 Kecamatan bersama dokter dan tim Tracer Puskesmas Laantula jaya mendatangi rumah warga yang salah satu anggota keluarganya meninggal dunia saat di rawat di ruang isolasi Rumah sakit Bungku, Morowali.
Berdasarkan laporan dari pihak rumah sakit bahwa warga yang meninggal dunia merupakan pasien Covid-19 yang di rawat sejak Tgl 25 Juli 2021 di RSUD Bungku dengan identitas korban sbb; Nama Zamroni, umur 57 tahun pekerjaan Pengawas sekolah di Kecamatan Bumi Raya.

Tim satgas Covid 19 Kecamatan Wita Ponda bersama Dokter dan Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya mendatangi rumah duka guna memberikan pemahaman serta edukasi tentang prosedur penanganan jenazah Covid-19 dimana sebelumnya keluarga korban menolak untuk di laksanakan secara protokol Kesehatan.
Setelah di beri penjelasan baik dari Dokter Puskesmas Laantula jaya,dr Naneng dan Kapolsek Wita Ponda Serta Danpos Wita Ponda,Serma Yonny Wungow akhirnya pihak keluarga bersedia untuk mengikuti prosedur penanganan jenazah dengan cara protokol Covid 19.
Anggota Koramil 1311-01/BT Serma Yonny Wungow yang turut hadir mengungkapkan bahwa tujuan dilaksanakannya protokol Kesehatan terhadap jenazah Covid-19 adalah untuk mencegah agar tidak terjadi penularan terhadap keluarga dan warga yang datang melayat.
Menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan Mitra Karib melalui kegiatan Komsos merupakan salah satu bentuk kegiatan Pembinaan Teritorial Babinsa yang sangat tepat untuk tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan.
Kegiatan Komsos juga harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sehingga selalu terjalin kerja sama yang baik dengan mitra karib sehingga dapat membantu dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dalam mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT, bersama anggota Satpol-PP Kecamatan Wita Ponda berkoordinasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Yustisi penertiban dan pendisiplinan penerapan Protokol Kesehatan di wilayah kecamatan Wita Ponda.
Dengan adanya Komunikasi dan koordinasi yang baik antara Babinsa dengan Mitra Karib dapat membantu terlaksananya tugas pembinaan Teritorial Babinsa di wilayah binaan serta selalu tercipta kebersamaan dan kekompakan yang merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Babinsa dengan Instansi terkait.
Kegiatan Vaksinasi Covid-19 menjadi hal yang berperan penting dalam usaha mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 di mana di beberapa daerah terjadi peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Positif Covid 19.
Di Kabupaten Morowali khususnya di wilayah Kecamatan Wita Ponda Kegiatan Vaksinasi Covid-19 juga dilaksanakan secara bergiliran di setiap Desa.

Hari ini Senin,26 Juli 2021 bertempat di gedung serbaguna Desa Bumi Harapan Kecamatan Wita Ponda dilaksanakan kegiatan Vaksinasi Covid-19 Dosis II untuk masyarakat umum dimana sebelumnya sudah dilaksanakn Vaksinasi Covid-19 Tahap I.
Tampak antusias warga masyarakat Di desa Bumi Harapan yang datang untuk mendaftarkan dirinya untuk menerima suntikan Vaksin Covid 19,hal ini menandakan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi Covid-19 untuk membentuk imun tubuh agar kuat menghadapi Situasi Pandemi Covid-19 dimana Kecamatan Wita Ponda merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Morowali yang berstatus Zona Merah.

Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT,di sela Kegiatan Vaksinasi Covid-19 mengungkapkan,”keberhasilan pelaksanakan vaksinasi Covid-19 yang merupakan Program Pemerintah dalam usaha mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 tentunya sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat terutama untuk ikut mengkapanyekan program Vaksinasi Nasional serta dapat membantu meyakinkan keluarga, tetangga dan lingkungan disekitar tempat tinggal nya bahwa vaksinasi Covid-19 aman bagi tubuh.”
Dengan pendekatan yang baik serta edukasi yang di lakukan dengan cara yang santun merupakan cara terbaik untuk mengajak dan meyakinkan masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol Kesehatan Covid 19.

Babinsa Serma Yonny Wungow bersama Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya dan pemerintah Desa Emea mendatangi warga masyarakat yang sementara melaksanakn prosesi adat Hindu di rumah salah satu warga masyarakat yang sedang mengalami kedukaan.
Pada kesempatan ini Kepala Desa Emea, Bpk Kasim menyampaikan bahwa saat ini kita masih berada di masa Pandemi Covid-19 dengan penambahan kasus terkonfirmasi Positif Covid 19 cukup tinggi sehingga sangat di butuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya mematuhi protokol Kesehatan guna mencegah penularan Covid 19.

Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT,menjelaskan bahwa,”saat ini di wilayah kecamatan Wita Ponda sdh bnyk warga yang terkonfirmasi positif Covid 19 sehingga sangat berisiko apabila melaksanakn Kegiatan Sosial kemasyarakatan dengan tidak mematuhi Protokol Kesehatan,selain itu melalui kegiatan yang mengumpulkan banyak orang juga sangat rentan terjadinya penularan Covid 19 terutama bagi warga yang sudah lanjut usia dan memiliki penyakit komorbit yang bisa memperparah kondisinya.”
Testing, Tracing,dan Treadmin ((3T) adalah kegiatan yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 dengan melaksanakan pengambilan sampel Swab PCR terhadap warga masyarakat yang merupakan kontak erat dengan pasien Covid 19 serta warga masyarakat yang di menjalani perawatan di Puskesmas dengan hasil Rapid Antigen reaktif.

Melalui kegiatan 3T diharapkan dapat membantu dalam menekan Penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Morowali.
Kegiatan pelacakan kontak erat dengan pasien Covid 19 dilaksankan oleh Tim Tracer di masing-masing Kecamatan yang melibatkan Tim Kesehatan dari Puskesmas dan unsur TNI, Polri serta Satpol-PP Kecamatan.
Dalam pelaksanaan tugas pelacakan kontak erat serta pengambilan sampel Swab selalu di sertai dengan tindakan edukasi dan himbauan kepada warga masyarakat terutama yang terkonfirmasi Positif Covid 19 agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan menjalani Isolasi mandiri di rumah.

“Tujuan isolasi mandiri di rumah adalah untuk mencegah agar supaya tidak terjadi penularan Covid 19 di lingkungan sekitar tempat tinggal yang terkonfirmasi sehingga usaha memutus rantai penyebaran Covid-19 dapat dilaksanakan dengan maksimal,” ucap Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT.
Walaupun terkadang dalam pelaksanaannya masih banyak warga masyarakat yang belum memahami tujuan dilakukannya Isolasi mandiri sehingga sebagian warga masyarakat masih ada yang berkeliaran walaupun sudah dilaksanakan tes Swab dengan berbagai alasan,hal ini yang menjadi tantangan bagi Tim Tracer dalam usaha mencegah terjadinya penularan Covid 19 di lingkungan sekitar tempat tinggal.
Menurut Bpk Sabaruddin yang juga tergabung dalam Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya, Kesadaran Pribadi Setiap Warga Masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan masih sangat rendah terbukti masih saja terjadi penolakan saat akan dilakukan pemeriksaan tes Swab.
Guna menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Mitra Karib kegiat Komsos merupakan sarana yang paling efektif terutama untuk membangun kebersamaan dan kekompakan sehingga dapat membantu dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan Teritorial.
Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial dengan pemerintah Desa Bumi Harapan dan Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya dalam hal tugas Penanganan Covid-19 di wilayah kecamatan Wita Ponda, khususnya di Desa Bumi Harapan.Bertempat di Balai Desa Bumi Harapan, Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow Bersama Kepala Desa Bumi harapan berserta staf Pemerintah Desa dan Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya berdiskusi terkait peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda dimana 4 Desa telah berstatus Zona Merah.Dalam kesempatan ini Kades Bumi Harapan, Bpk Rudi Widodo mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Positif Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda disebabkan karena kurangnya kesadaran pribadi masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan serta tinggnya mobilitas masyarakat baik yg datang maupun yang keluar wilayah kecamatan Wita Ponda.”Kami yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Kecamatan Wita Ponda selalu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol Kesehatan serta membatasi kegiatan keluar rumah apabila tidak terlalu perlu,disamping itu tentunya Pemerintah Kecamatan juga tidak lagi mengeluarkan surat rekomendasi untuk Pelaksanaan pesta pernikahan, hajatan atau sejenisnya guna mencegah terjadinya kerumunan,”jelas serma Yonny Wungow.
Selain itu melalui kegiatan Komsos dengan pemerintah Desa juga dapat menjadi sarana komunikasi dan koordinasi dalam mendukung pelaksanaan tugas penanganan Covid-19 serta diharapkan Pemerintah Desa dapat membantu dalam usaha pengawasan dan pemantauan warga masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid 19 untuk menjalankan isolasi mandiri.
Peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda menuntut keseriusan semua pihak untuk menyikapinya dengan tetap mematuhi peraturan pemerintah Tentang Penerapan Protokol Kesehatan.


Sejalan dengan peningkatan jumlah kasus Covid 19 tim Gugus tugas Covid-19 Kecamatan Wita Ponda juga telah melakukan berbagai upaya guna menekan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 diantara dengan tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang meliputi 5M, Memakai Masker Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi kegiatan bepergian.
Disamping itu juga pemerintah kecamatan Wita Ponda saat ini tidak lagi mengeluarkan surat rekomendasi pelaksaan Kegiatan Pesta pernikahan dan sejenisnya,hal ini disebabkan karena 4 Desa di wilayah kecamatan Wita Ponda merupakan Desa zona merah.
Kegiatan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 juga gencar dilakukan oleh Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya dengan melakukan pelacakan terhadap warga masyarakat yang merupakan kontak erat dengan pasien/orang yang positif Covid 19 hal ini bertujuan untuk tidak semakin meluas penyebarannya di masyarakat sekitar tempat tinggal yang terkonfirmasi Covid 19.


Danpos Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow yang juga tergabung dalam Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya selalu aktif dalam mengawal dan mendampingi Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya setiap melakukan kegiatan pemantauan dan pelacakan serta pengambilan sampel Swab terhadap warga masyarakat.
“Selain menjadi tugas dan tanggung jawab Pemerintah dalam hal ini Satgas Covid-19 Kecamatan dan Desa,Tim Tracer Puskesmas Laantula jaya serta dinas Terkait lainnya, Keberhasilan dalam menekan dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19 juga sangat bergantung pada tingkat kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan serta mau memahami situasi yang berkembang saat ini,”jelas Serma Yonny Wungow anggota Koramil 1311-01/BT.
Situasi Pandemi Covid 19 sampai saat ini masih menjadi perhatian utama pemerintah baik pusat maupun daerah terutama tentang penerapan Protokol Kesehatan yang meliputi Penggunaan Masker Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan sabun serta menghindari kerumunan.

Tak luput pelaksaan ujian semester sekolah yang saat ini sementara berlangsung turut mendapat perhatian khusus dari Satgas Covid-19 Kecamatan Wita Ponda yang mendatangi sekolah untuk melihat langsung kegiatan pembelajaran tatap muka tentunya tentang Penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 yang menjadi prioritas utama sebagai syarat utama dikeluarkan nya surat rekomendasi dari Camat Wita Ponda.
Kegiatan pengawasan dan pemantauan Penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 di laksanakan Gabungan TNI (Babinsa),Polri Anggota (Polsek Wita Ponda),dan Anggota Satpol PP Kecamatan Wita Ponda serta petugas Kesehatan dari Puskesmas Laantula Jaya.

Anggota Koramil 1311-01/BT,Serma Yonny Wungow yang turut serta dalam kegiatan ini mengatakan,”Penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 merupakan hal yang wajib untuk di laksanakan oleh sekolah yang melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka guna mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 dilingkungan sekolah-sekolah.”
Salah satu Methode pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dalam menjalin hubungan baik dengan masyarakat serta untuk memupuk kebersamaan dan kekompakan adalah melalui kegiatan Komsos (Komunikasi Sosial).
Komsos juga menjadi sarana untuk menjalin silahturahmi serta saling bertukar informasi serta berkoordinasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan tugas Pembinaan Teritorial Babinsa di wilayah binaan serta untuk mendukung program pemerintah Desa dalam mensejahterakan masyarakat.


Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT,melaksanakan kegiatan Komsos dengan Tokoh agama Kristen di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda.
Melalui kegiatan Komsos dengan Tokoh agama Kristen sangat penting dalam mendukung terlaksananya pembinaan toleransi antar sesama umat beragama serta dapat bekerja sama dalam menciptakan situasi yang aman bagi umat beragama dalam menjalankan Ibadah.
Kecamatan Wita Ponda merupakan salah satu kecamatan di wilayah kabupaten Morowali yang memiliki potensi hasil Tambang sehingga menarik para infestor dan beberapa perusahaan penambang untuk membuka usaha penambangan.
Dengan adanya perusahaan Tambang yang ada di wilayah kecamatan Wita Ponda tentunya menimbulkan dampak positif bagi warga masyarakat salah satu nya adalah dengan terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat serta dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat di sekitar lokasi Perusahaan tersebut.
Namun tidak bisa di pungkiri bahwa kegiatan penambangan juga menimbulkan dampak negatif terhadap warga masyarakat di sekitarnya sehingga perlu adanya sosialisasi dan komunikasi yang baik antara pihak perusahaan dengan Pemerintah setempat dan masyarakat.

Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT, menghadiri kegiatan silahturahmi yang dilaksanakan oleh salah satu perusahaan Tambang yang akan memulai aktivitas penambangan di wilayah kecamatan Wita Ponda tepatnya di Desa Ungkaya.
Hal ini sangat perlu dilaksanakan sebagai langkah awal untuk membangun Komunikasi yang baik dengan Pemerintah Desa maupun kecamatan sehingga apabila terjadi permasalahan di lapangan dapat diselesaikan dengan baik dengan selalu melibatkan Pemerintah setempat.
Kegiatan silahturahmi antar perusahaan Tambang dengan Kepala Desa dan BPD serta Tripika Kecamatan Wita Ponda dilaksanakan di Kantor Kecamatan Wita Ponda guna saling berbagi informasi dan berkoordinasi serta menyampaikan masukan dan saran seputar kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Perusahaan tersebut.
Tugas Pembinaan Teritorial juga dilaksanakan guna menjalin kerjasama dan silahturahmi dengan warga masyarakat di Desa binaan sebagi bentuk usaha untuk merangkul dan menarik simpati masyarakat agar mau bersama-sama membantu mendukung tercapainya tujuan Pembinaan Teritorial yaitu menciptakan kemanunggalan TNI dan Rakyat.
Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT, melaksanakn kegiatan Komsos dengan Jaring Teritorial di Desa Salonsa Jaya Kecamatan Wita Ponda untuk membangun kebersamaan dan kekompakan dengan warga masyarakat serta sebagai sarana untuk saling berbagi informasi dan berita tentang hal-hal yang berkaitan dengan tugas Pembinaan Teritorial Babinsa serta untuk mendukung program pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat di Desa binaan.
Adanya Komunikasi yang baik antara Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dengan warga masyarakat merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung setiap kegiatan di wilayah terutama dalam menghadapi setiap tantangan dan permasalahan yang ada di wilayah serta dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan maupun dan setiap kejadian yang terjadi di Desa.
Keberhasilan pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dapat di lihat dengan adanya kebersamaan dan kekompakan antara Babinsa dengan komponen masyarakat yang ada di wilayah binaan.

Salah satu bentuk usaha yang dilakukan oleh Babinsa untuk mendukung terlaksananya program pembinaan Teritorial adalah dengan membangun komunikasi yang baik dengan tokoh agama atau pemuka agama yang ada di wilayah binaan.
Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT, melaksanakn kegiatan Komsos dengan tokoh agama Kristen protestan di Desa Laantula jaya Kecamatan Wita Ponda.

Kegiatan pembinaan teritorial sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat terutama tokoh agama di wilayah yang memiliki pengaruh yang besar terhadap warga masyarakat lainnya, sehingga sangat cocok dalam penyampaian pesan serta untuk mensosialisasikan program pembinaan Teritorial Babinsa.
Kekompakan dan kebersamaan Babinsa dengan tokoh agama di wilayah binaan juga menjadi bagian dari Keberhasilan Babinsa dalam membina dan mewujudkan Kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.
Membangun komunikasi dengan Komponen masyarakat di Desa binaan merupakan bagian dari usaha untuk membentuk suatu ikatan keakraban yang kuat serta dapat membantu dalam kegiatan Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan yang memiliki peran penting sebagai ujung tombak satuan Teritorial dalam mewujudkan tujuan Pembinaan Teritorial yaitu menciptakan kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Salah satu bentuk Kegiatan yang paling efektif dalam menjalin kekompakan dan kebersamaan antara Babinsa dengan masyarakat adalah dengan melaksanakan Komsos bersama Mitra karib Desa yang bertujuan untuk meningkatkan fungsi kordinasi dan komunikasi.
Babinsa bersama pemerintah Desa merupakan mitra karib yang tentunya saling membantu dalam setiap kegiatan baik dalam hal tugas dan tanggung jawab membangun Desa juga dapat membantu dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah binaan.
Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT, melaksanakn Komsos dengan Pemerintah Desa Puntari Makmur guna meningkatkan komunikasi dan silaturahmi guna mendukung terlaksananya tugas pembinaan Teritorial.
“Sebagai Aparat Komando Kewilayahan seorang Babinsa harus mampu merangkul setiap elemen masyarakat yang ada di Desa yang tentunya dapat dimanfaatkan untuk mendukung terlaksananya kegiatan pembinaan Teritorial Babinsa,”jelas Serma Yonny Wungow.
Keberhasilan Pembinaan Teritorial Babinsa di wilayah binaan sangat diperlukan dukungan dan partisipasi masyarakat sehingga sangat penting bagi Seorang Babinsa untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam bermasyarakat dan bersosialisasi dengan semua elemen yang ada di Desa.
Usaha pemerintah untuk mengatasi Pandemi Covid-19 dengan melaksanakan Vaksinasi Covid-19 di setiap daerah terus berjalan,saat ini yang menjadi menerima Vaksinasi Covid-19 yaitu aparat pemerintah dan pelayan publik serta Lansia yang juga merupakan kelompok rentan tertular Covid 19.

Di wilayah Kabupaten Morowali khususnya di Kecamatan Wita Ponda kegiatan penyuntikan Vaksinasi Covid-19 Dosis I dilakukan untuk Aparat Desa dan sebagian Lansia dilaksanakan sejak Hari Rabu 19 Mei 2021 diawali Di Desa Puntari Makmur dan Desa Sampeantaba.
Aparat terkait Babinsa, Babinkamtibmas dan anggota Satpol PP Kecamatan Wita turut mendampingi dan mengawal kegiatan Vaksinasi Covid-19 sebagai bentuk dukungan dan partisipasi dalam mensukseskan program pemerintah dalam menghadapi Pandemi Covid-19.

“Guna memaksimalkan kegiatan ini sangat diharapkan partisipasi dan dukungan dari semua pihak serta Komponen masyarakat untuk mengikuti kegiatan Vaksinasi Covid-19 serta tidak mudah terpengaruh oleh pemberitaan yang tidak jelas sumbernya terutama tentang pelaksanaan Vaksinasi Covid-19,”jelas Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT.
Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Dosis I untuk Aparat Desa bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan dan kegiatan di Desa sehingga Program Pemerintah Desa dapat berjalan sesuai rencana.
Suatu bentuk kepedulian Aparat Teritorial terhadap warga masyarakat di Desa binaan yang juga menjadi bagian dari tugas Pembinaan Teritorial yaitu dengan memberikan bantuan kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

Seperti halnya yang di lakukan oleh Babinsa Serda Yance Rongkonusa, Anggota Koramil 1311-01/BT yang menyerahkan bantuan berupa Sembako kepada warga masyarakat di Desa Ungkaya Kecamatan Wita Ponda yang juga merupakan penyandang cacat tuna netra.
Bantuan Sembako adalah salah satu bentuk Kegiatan Sosial Kodim 1311/Morowali yang perduli dan dan pekah terhadap keadaan warga masyarakat di wilayah Teritorial serta melalui Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan di tingkat Koramil 1311-01/BT diharapkan dapat menjadi bagian dari usaha untuk mengatasi dan membantu kesulitan hidup warga masyarakat di wilayah binaan.

Kegiatan penyerahan Sembako yang di wakili oleh Babinsa kiranya dapat meningkatkan tali silaturahmi dan tali kasih antara Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dengan warga masyarakat di Desa binaan dalam mendukung tercapainya kemanunggalan TNI dan Rakyat.
Sebagai Insan Teritorial Babinsa memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan serta kekompakan dengan mitra karib aparat Pemerintah di Wilayah binaan.

Salah satu bentuk kegiatan yang sangat tepat dalam menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan mitra karib dan Komponen masyarakat di wilayah binaan adalah dengan melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang juga menjadi bagian dari usaha untuk tetap menjalin silahturahmi dengan sesama warga masyarakat.
Babinsa Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT melaksanakn kegiatan Komsos dengan Aparat Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda guna meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam mendukung terlaksananya program Pemerintah Desa serta dapat membantu mensukseskan program Pembinaan Teritorial Babinsa.

“Kegiatan Komsos dengan warga masyarakat juga Aparat Pemerintah di Desa binaan sangat penting dalam menjaga komunikasi dan silaturahmi serta menjadi tolak ukur keberhasilan pelaksanakan pembinaan Teritorial Babinsa dalam usaha untuk merangkul setiap elemen masyarakat yang ada di wilayah binaan guna Tercapainya Tujuan Pembinaan Teritorial yaitu menciptakan kemanunggalan TNI dan Rakyat,”jelas Serma Yonny Wungow.
Sebagai Insan Teritorial Babinsa memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan serta kekompakan dengan aparat aparat pemerintah di Wilayah binaan.
Salah satu bentuk kegiatan yang sangat tepat dalam menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan mitra karib dan Komponen masyarakat di wilayah binaan adalah dengan melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang juga menjadi bagian dari usaha untuk tetap menjalin silahturahmi dengan sesama warga masyarakat.
Babinsa Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT Melaksanakan kegiatan Komsos dengan mitra karib Aparat Pemerintah Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda guna selalu membina Kerjasama dan kekompakan yang sangat penting dalam mendukung terlaksananya kegiatan pembinaan Teritorial Babinsa serta mendukung terlaksananya program Pemerintah Desa.
“Kebersamaan serta kekompakan yang sudah terjalin dengan Pemerintah Desa Laantula Jaya juga menjadi salah satu bentuk keberhasilan pelaksanakan pembinaan Teritorial Babinsa, dengan adanya Kebersamaan dan Kekompakan antar Babinsa dengan Aparat Desa dapat membantu memudahkan Komunikasi dan koordinasi setiap kegiatan di wilayah binaan,”jelas Serma Yonny Wungow.
Kegiatan Komsos dengan Aparat pemerintah Desa dan masyarakat sangat penting dalam membangun silahturahmi sehingga tujuan pokok pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Babinsa dapat tercapai, yaitu Untuk menciptakan kemanunggalan antara TNI dan Rakyat.
Penerapan disiplin Protokol Kesehatan Covid 19 merupakan bagian dari usaha untuk mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 di masing-masing daerah.

Menerapkan 3M (Memakai Masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan sabun) sangat penting untuk dilakukan dan merupakan hal yang sangat sederhana namun sangat sulit bagi sebagian orang yang tidak mahami dan mengerti tentang perlunya mematuhi protokol Kesehatan Covid 19.
Guna memaksimalkan usaha pencegahan dan penanganan Pandemi Covid 19,di wilayah kecamatan Wita Ponda telah di bentuk Tim Tracer Kecamatan yang akan bertugas untuk memantau dan mengawasi serta melakukan pemeriksaan terhadap orang yang merupakan Kontak Erat dengan Pasien Covid 19 untuk selanjutnya dilaksanakan tindakan Isolasi mandiri maupun tindakan lanjutan apabila dinyatakan Positif setalah di lakukan tes Swab.

Hari ini Jum’at 30/04/2021,bertempat di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda Tim Tracer Kecamatan Wita Ponda mengunjungi rumah salah satu warga yang meninggal dunia setelah sebelumnya di rawat di RSUD Morowali di mana Pasien sebelum meninggal dinyatakan suspek Covid-19 dan masih menunggu hasil tes PCR Swab.
Tujuan dari kunjungan Tim Tracer Kecamatan Wita Ponda adalah untuk memberikan pemahaman serta edukasi kepada warga masyarakat dan keluarga Almarhum untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan selama prosesi adat Pemakaman yang di laksanakan dengan adat Agama Hindu.

Anggota Koramil 1311-01/BT,Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow yang juga tergabung dalam tim Tracer Kecamatan Wita Ponda ikut hadir dalam kegiatan ini serta tak lupa memberikan himbauan kepada warga masyarakat yang hadir di rumah duka untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan terutama pada saat prosesi pemakaman yang di laksanakan dengan Adat Hindu Bali.
“Kami dari Tim Tracer Kecamatan Wita Ponda turut berdukacita atas meninggalnya salah satu warga masyarakat Ds. Laantula Jaya Almarhum Bpk I Made Rata, dengan tidak mengurangi rasa hormat kami datang untuk menyampaikan himbauan kepada warga masyarakat agar masing-masing menyadari akan pentingnya mematuhi protokol Kesehatan Covid 19 terutama tetap menggunakan Masker dan menjaga jarak,”jelas Serma Yonny Wungow
Dalam mewujudkan keberhasilan kegiatan pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Aparat Komando Kewilayahan sangat dibutuhkan kerjasama dan kekompakan antara Babinsa dengan warga masyarakat di Desa binaan.

Kegiatan pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Babinsa guna mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam mendukung setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh Babinsa di wilayah binaan.Untuk memupuk kebersamaan dan kekompakan dengan warga masyarakat di Desa binaan, Komunikasikan Sosial (Komsos) merupakan sarana yang paling baik dalam membina dan menjalin komunikasi dan koordinasi antar Babinsa dengan masyarakat.
Babinsa Sertu Suparman Anggota Koramil 1311-01/BT, melaksanakan Komsos dengan warga masyarakat di Desa Sampeantaba Kecamatan Wita Ponda untuk mengajak masyarakat dalam mendukung terlaksananya program pemerintah terutama dalam menghadapi Situasi Pandemi Covid 19 di mana sangat dibutuhkan keterlibatan dan partisipasi masyarakat untuk tetap menjaga dan mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19 sebagai bentuk dukungan dalam mencegah dan memutuskan rantai penyebaran Covid 19 di Desa Sampeantaba dan Kecamatan Wita Ponda.

“Saat ini dukungan dan partisipasi masyarakat dalam bentuk mematuhi Protokol Kesehatan serta menerapkan Pola Hidup Bersih Dan Sehat sangat dibutuhkan untuk tetap menjaga agar supaya tidak terjadi penularan Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda”,jelas Sertu Suparman.
Secara umum sampai saat ini tingkat penyebaran Covid-19 di wilayah kecamatan Wita Ponda masih sangat rendah bahkan sudah nol kasus sehingga kita harus mampu mempertahankan nya agar supaya warga masyarakat dapat kembali menjalankan usaha dan kegiatan sosial lainnya dengan tenang tanpa adanya kekhawatiran.
Penerapan Protokol Kesehatan Covid 19 bagi sekolah yang melaksanakan kegiatan ujian akhir dengan cara tatap muka merupakan bagian dari usaha untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di kalangan Siswa Siswi Sekolah Dasar (SD).
Selama seminggu Sekolah Dasar (SD) di wilayah kecamatan Wita Ponda akan melaksanakan kegiatan Ujian akhir dengan menerapkan cara tatap muka atau langsung dilaksanakan ujian di dalam ruangan kelas sekolah.

Sebagai tindak lanjut dari surat rekomendasi yang telah di keluarkan oleh Kantor Kecamatan Wita Ponda yang mengijinkan Pelaksanaan ujian dengan cara tatap muka maka tim Satgas Covid-19 Kecamatan Wita Ponda yang terdiri dari TNI, Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kecamatan Wita Ponda melaksanakan pemantauan dan pengawasan terhadap kegiatan ujian yang di laksanakan di setiap Sekolah Dasar (SD) yang berada di wilayah kecamatan Wita Ponda guna memastikan dan melihat langsung Penerapan Protokol Kesehatan Covid 19.
“Dari hasil pemantauan dan pengawasan di sekolah sekolah tampak pihak sekolah telah menyiapkan handsanitiser dan fasilitas cuci tangan serta alat termogan untuk mengukur suhu para siswa sebelum masuk ruangan ujian serta tak lupa mengatur jarak tempat duduk.”jelas Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT.

“Kami juga telah mengatur sistem Pelaksanaan ujian akhir ini dengan sedemikian rupa agar tidak terjadi penumpukan atau kerumunan dengan mengatur waktu mulai ujian lebih awal sehingga yang sudah selesai bisa langsung kembali ke rumah,”kata salah satu staf sekolah yang ikut mengawasi pelaksanaan kegiatan ujian akhir sekolah SD.
Dengan Komunikasi Sosial yang di bangun bersama mitra karib tentunya akan menumbuhkan suatu ikatan keakraban yang kuat dan dapat memberikan manfaat bagi pelaksanaan kegiatan pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Babinsa di wilayah binaan dalam mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Pemerintah Desa serta komponen masyarakat yang ada di Desa binaan memiliki peran penting dalam membantu program pembinaan Teritorial serta secara bersama-sama mendukung terlaksananya program Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.

Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT; melaksanakan kegiatan komsos Bersama Aparat pemerintah Desa Laantula Jaya guna menjalin kerjasama dan kekompakan serta dapat membantu meningkatkan komunikasi dan koordinasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan tugas Pembinaan Teritorial serta ikut mendukung program pemerintah.
“Menghadapi Situasi saat ini dimana kita masih harus tetap mewaspadai penyebaran Covid 19, sangat diharapkan kerjasama yang baik antara Babinsa dan Pemerintah Desa untuk selalu tak henti hentinya memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19,”jelas Serma Yonny Wungow.
Walaupun saat ini wilayah kecamatan Wita Ponda sudah tidak ada kasus terkonfirmasi Covid 19,namun kewaspadaan dan keperdulian seluruh lapisan masyarakat khususnya di Desa Laantula Jaya harus selalu di ditingkatkan,caranya dengan selalu menghimbau dan mengajak warga masyarakat di setiap kegiatan pertemuan,acara kemasyarakatan serta di tempat-tempat ibadah sehingga.

Menjelang hari raya idul Fitri tentunya banyak warga baru datang dari luar daerah untuk melaksanakan silahturahmi ke rumah warga masyarakat di Desa Laantula jaya,hal ini sangat rawan terjadinya penyebaran Covid-19 sehingga peran aktif Pemerintah dan aparat terkait lainnya untuk tetap mengawasi dan memantau setiap perkembangan di wilayah serta tetap menghimbau dan mengajak warga masyarakat untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19.
Kegiatan pembinaan Jaring Teritorial Babinsa sangat penting dalam mendukung tugas pembinaan Teritorial untuk tugas Monitoring wilayah binaan serta tindakan pencegahan dan deteksi dini.

Dalam menjalankan tugas sebagai Aparat Komando Kewilayahan Babinsa juga memiliki peran sebagai pengumpul Keterangan (Pulket) yang sangat penting dalam menjaga dan memelihara sutuasi dan kondisi wilayah binaan agar tetap aman terkendali dan kondusif.
Anggota Koramil 1311-01/BT,Serma Yonny Wungow melaksanakan kegiatan pembinaan Teritorial di desa Ungkaya kecamatan Wita Ponda dengan mendatangi rumah warga masyarakat untuk tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi serta tetap memberikan pembinaan tentang hal-hal yang berkaitan dengan tugas sebagi jaring Teritorial.

Kegiatan pembinaan Jaring Teritorial Babinsa harus di laksanakan secara rutin dan terus menerus guna menumbuhkan rasa saling percaya dan untuk tetap menjaga kerahasiaan serta keakuratan setiap informasi yang disampaikan oleh warga masyarakat yang menjadi jaring Teritorial Babinsa,”jelas Serma Yonny Wungow.
Sebagi seorang Aparat Komando Kewilayahan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab Pembinaan Teritorial di wilayah binaan tentunya harus memiliki kemampuan untuk dapat merangkul masyarakat sehingga mau bekerjasama dengan menjadi jaring Teritorial Babinsa.
Komunikasi Sosial (Komsos) merupakan salah satu bentuk kegiatan yang sering di laksanakan oleh Babinsa dalam membangun komunikasi dan silaturahmi dengan warga masyarakat di Desa binaan dalam mendukung terlaksananya program pembinaan Teritorial.

Dengan adanya Komunikasi yang baik antara Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dengan warga masyarakat di Desa binaan merupakan wujud dari kemanunggalan TNI dan Rakyat dimana dalam setiap kegiatan pembinaan Teritorial yang di laksanakan oleh Babinsa di wilayah binaannya adalah untuk merebut hati rakyat serta untuk menumbuhkan simpati dan dukungan dari semua Komponen masyarakat yang ada di wilayah untuk secara bersama-sama berperan dalam membantu terlaksananya program pembinaan Teritorial serta ikut mensukseskan program pemerintah Desa.
Babinsa Serda Yance Rongkonusa, Anggota Koramil 1311-01/BT, melaksanakan kegiatan komsos dengan warga masyarakat di Desa Ungkaya Kecamatan Wita Ponda guna mempererat tali silaturahmi dan memupuk rasa kebersamaan sehingga terwujud suatu ikatan keakraban yang kuat untuk membantu terwujudnya tujuan pelaksanaan tugas Pembinaan Teritorial.
“Terbinanya hubungan baik dengan warga masyarakat tentunya harus di imbangi dengan usaha pembinaan komunikasi sosial secara rutin sehingga akan tetap terjalin silaturahmi dengan warga masyarakat,”kata Serda Yance Rongkonusa.

Komunikasi sosial yang menjadi senjata andalan babinsa dalam kegiatan pembinaan Teritorial di wilayah binaan tentunya harus di dukung dengan kemampuan Babinsa dalam beradaptasi dan menguasai setiap aspek kehidupan bermasyarakat di wilayah binaan.
Salah satu bentuk sinergitas antara TNI,Polri dan Pemerintah Kecamatan Wita Ponda dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah kecamatan Wita Ponda selama bulan suci Ramadhan adalah dengan melaksanakan kegiatan Patroli Gabungan TNI-POLRI dan Satpol PP Kecamatan Wita Ponda ke tempat Ibadah Mesjid terutama saat pelaksanaan Ibadah Sholat Taraweh.


Kegiatan Patroli bersama juga menjadi bagian dari usaha untuk tetap menjaga silaturahmi antar sesama aparat yang ada di kecamatan Wita Ponda. Kegiatan patroli gabungan selain untuk menjamin keamanan dan ketertiban saat pelaksanaan ibadah juga bertujuan untuk memantau Penerapan disiplin protokol Kesehatan Covid 19 di wilayah kecamatan Wita Ponda.
Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT yang juga ikut dalam kegiatan Patroli bersama ini mengungkapkan bahwa, kebersamaan dan kekompakan yang sudah terbina antara TNI,Polri dan Pemerintah Kecamatan Wita Ponda merupakan bagian dari usaha Pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Babinsa di wilayah kecamatan Wita Ponda guna mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat serta tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait lainnya.

Kegiatan Patroli Gabungan yang dilaksanakan di wilayah kecamatan Wita Ponda selain untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama bulan puasa juga memiliki makna tersendiri yakni untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama dimana personel yang melaksanakan kegiatan ini adalah Non muslim sehingga tidak menggangu kelancaran pelaksanaan ibadah bagi yang beragama Muslim,lanjut Serma Yonny Wungow.
Peran serta Babinsa dalam membangun Desa dan masyarakat menjadi bagian dari kegiatan Pembinaan Teritorial yang dilaksanakan dengan selalu berkoordinasi dan bersama-sama dengan Pemerintah di Desa binaan.
Salah satu peran serta Babinsa dalam membantu pemerintah Daerah khususnya di desa binaan adalah pembinaan karang taruna Desa yang dilaksanakan dengan memberikan pemahaman dan Sosialisasi tentang tugas dan tanggung jawab bersama dalam membangun desa dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.Anggota Koramil 1311-01/BT, Babinsa Sertu Suparman melaksanakan kegiatan Komsos dengan Karang Taruna Desa Puntari Makmur Kecamatan Wita Ponda guna memberikan pemahaman dan Sosialisasi tentang tugas dan tanggung jawab bersama dalam membangun Desa dan masyarakat serta meningkatkan kreativitas generasi muda dalam mendukung program pemerintah desa.
Dengan adanya keterlibatan Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dalam pembinaan generasi muda di Desa Puntari Makmur Kecamatan Wita Ponda diharapkan dapat memberikan manfaat yang positif terutama dalam merubah pola pikir generasi muda untuk ikut perduli dengan situasi dan kondisi yang ada di Desanya.”Serta diharapkan para generasi muda yang tergabung dalam wadah organisasi Karang Taruna untuk menjadi pelopor dalam membangun Keamanan dan Ketertiban di Desa”,kata Sertu Suparman.
Tugas Pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Babinsa di wilayah binaan sangat luas pengertiannya yang mencakup Kondisi Geografi, Demografi dan Kondisi sosial masyarakat.

Guna memaksimalkan fungsi Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dalam menjalankan tugas pembinaan Teritorial yang juga berfungsi sebagai pengumpul keterangan (Pulket) dalam mengantisipasi perkembangan situasi di Wilayah binaan,Babinsa harus mampu beradaptasi dan bersosialisasi serta dapat menguasai wilayah binaan yang juga di laksanakan dengan membentuk jaring Teritorial.
Fungsi jaring Teritorial Babinsa adalah untuk menjadi mata dan telinga Babinsa dalam memonitor dan memantau setiap perkembangan yang terjadi di wilayah binaan.

Babinsa Serda Yance Rongkonusa, Anggota Koramil 1311-01/BT, melaksanakan kegiatan pembinaan Jaring Teritorial di Desa Ungkaya Kec Wita Ponda melalui cara tatap muka langsung dengan menyampaikan hal-hal yang bersifat dasar yang harus diketahui oleh para jaring Teritorial Babinsa yang nantinya akan berfungsi untuk selalu memberikan informasi tentang perkembangan situasi di Desa.
“Lewat pendekatan dan bimbingan yang dilaksanakn secara rutin tentang fungsi jaring Teritorial Babinsa diharapkan warga masyarakat yang dipilih sebagai jaring Teritorial Babinsa dapat memahami dan mengerti tentang tugas dan fungsi nya,”kata Serda Yance Rongkonusa.
Guna meningkatkan Onimo Masyarakat terutama generasi mud9a untuk bergabung bersama menjadi Anggota TNI AD menjadi bagian dari tugas Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan yang selalu hadir di tengah masyarakat memberikan Sosialisasi dan edukasi tentang Rekruitmen TNI AD.
Bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wita Ponda, di Desa Salonsa Jaya Kecamatan Wita Ponda Anggota Koramil 1311-01/BT,Serma Yonny Wungow memberikan sosialisasi tentang Rekruitmen TNI AD yang juga menjadi bagian dari usaha untuk menanamkan kesadaran bela negara bagi Siswa/Siswi SMK Wita Ponda.Melalui kegiatan seperti ini diharapkan agar para Siswa/ Siswi SMK Wita Ponda yang sebentar lagi akan menyelesaikan Pendidikan di sekolah dapat mengetahui tentang hal-hal yang berkaitan dengan rekrutmen TNI AD,dimana saat ini telah di buka pendaftaran TNI AD baik Secaba maupun Akademi Militer, sehingga semakin banyak yang mengetahui tentang tata cara pendaftaran TNI AD baik melalui media online maupun datang secara langsung ke tempat pendaftaran seperti Kantor Kodim 1311/Morowali.Selain mensosialisasikan tentang Rekruitmen TNI AD, Babinsa juga miliki peran penting dalam membantu menyiapkan para calon pendaftar baik dari segi kelayakan yang mencakup tinggi badan, postur juga sikap dan perilaku sehingga siap untuk datang ke tempat pendaftaran.
“Kegiatan Sosialisasi tentang Rekruitmen TNI AD sangat penting untuk dilaksanakn di Sekolah Menengah Atas guna memberikan informasi dan menggugah semangat dan motivasi bagi para Siswa/Siswi untuk dapat berpartisipasi kegiatan bela negara serta dapat membantu menamkan jiwa Nasionalisme dan semangat Kebangsaan”,ujar Serma Yonny Wungow.
Membangun komunikasi dan silaturahmi dengan warga masyarakat di Desa binaan merupakan bagian dari usaha Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan untuk membantu mewujudkan tujuan Pembinaan Teritorial yaitu menciptakan kemanunggalan TNI dan Rakyat.

Kegiatan Komsos dengan tokoh masyarakat dan komponen masyarakat yang ada di Desa binaan juga menjadi bagian dari tugas pokok Babinsa untuk merebut hati rakyat untuk mau berpartisipasi dalam program pembinaan Teritorial dan mendukung program pemerintah dalam mencapai tujuan menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Babinsa Serma Yonny Wungow, Anggota Koramil 1311-01/BT Melaksanakan kegiatan Komsos dengan tokoh masyarakat Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Pondaguna menjalin silaturahmi dan kekompakan, juga bertujuan untuk saling berbagi dan bertukar informasi terkait situasi dan kondisi yang berkembang di Desa binaan.

“Melalui kegiatan Komsos dengan warga masyarakat akan semakin mendekatkan diri Babinsa dengan warga masyarakat di Desa binaan serta menjadi sarana untuk memupuk rasa persaudaraan dan kekeluargaan serta Babinsa akan selalu di segani dan selalu ada di hati masyarakat”,jelas Serma Yonny Wungow
Keberhasilan pelaksanakan tugas Pembinaan Teritorial tak lepas dari peran aktif Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan yang menjadi ujung tombak satuan Teritorial dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan Teritorial serta kemampuan menguasai dan memahami tugas dan tanggung jawab Babinsa untuk dapat memaksimal setiap kekuatan dan potensi yang ada di wilayah Binaannya untuk di maksimal kan menjadi potensi ketahanan Wilayah.
Dalam pelaksanaan tugas Pembinaan Teritorial Babinsa harus mampu merebut simpati masyarakat agar mau bersama-sama ikut berperan dalam usaha mewujudkan tujuan Pembinaan Teritorial serta dapat membantu mensukseskan program pemerintah yang juga menjadi bagian dari tugas pokok Aparat Teritorial dalam membangun masyarakat.Anggota Koramil 1311-01/BT,Babinsa Serda Yance Rongkonusa melaksanakan kegiatan Komsos dengan warga masyarakat di Desa Ungkaya untuk meningkatkan fungsi Pembinaan Teritorial dengan selalu membina hubungan baik dengan warga masyarakat di Desa binaan serta memberikan pemahaman kepada warga masyarakat tentang tujuan Pembinaan Teritorial demi terwujudnya Kemanunggalan TNI dan Rakyat.
Dengan adanya kebersamaan dan kekompakan antara Babinsa dan Komponen masyarakat yang ada di wilayah binaan menjadi faktor penentu tercapainya tujuan pembinaan Teritorial serta dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta dalam usaha menciptakan suatu kekuatan Wilayah yang dapat mendukung ketahanan nasional.Peran serta masyarakat dalam mendukung terlaksananya program Pemerintah juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan tugas Babinsa dalam membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dalam hal memberikan pemahaman serta sosialisasi kepada masyarakat agar mau bersama-sama berpartisipasi dalam setiap kegiatan dan program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.
Tugas Pembinaan Teritorial merupakan salah satu bentuk kegiatan yang melibatkan masyarakat secara umum serta segala bentuk aktifitas yang terjadi di wilayah binaan berhubungan dengan tugas pokok Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dalam menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan warga masyarakat sehingga akan terwujud kemanunggalan TNI dan Rakyat.
Pemerintah Desa maupun kecamatan memegang peranan penting dalam mendukung terlaksananya program pembinaan Teritorial begitu juga sebaliknya dimana Aparat Komando Kewilayahan memiliki peran penting dalam mendukung dan membantu terwujudnya tujuan Program Pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat.Pemerintah daerah baik di tingkat Desa maupun kecamatan berperan dalam membantu menyelesaikan dan memediasi setiap permasalahan dan persoalan yang terjadi di wilayah nya dengan melibatkan instansi terkait baik TNI, Polri dan komponen masyarakat lainnya.Bertempat di Kantor Camat Wita Ponda, Perintah bersama Tripika Kecamatan Wita Ponda melaksanakan rapat untuk memediasi permasalahan yang terjadi antar warga masyarakat dengan perusahaan Tambang yang ada di kecamatan Wita Ponda,Selasa,13/04/2021.Anggota Koramil 1311-01/BT,Serma Yonny Wungow menghadiri kegiatan Rapat Penyelesaian masalah yang terjadi terjadi di wilayah kecamatan Wita Ponda tentang permasalahan kerusakan lahan sawah akibat adanya aktifitas penambangan.
Menurut Serma Yonny Wungow, “Penyelesaian suatu permasalahan dapat tercapai dengan baik tentunnya sangat di butuhkan keterbukaan dan kesediaan masing-masing pihak untuk tetap menghargai pendapat orang lain serta dapat memahami tujuan diadakannya kegiatan mediasi yang dilaksanakan hadiri oleh pemerintah bersama Tripika.”Dalam kegiatan mediasi yang dilaksanakan melibatkan TNI dan Polri guna mencari solusi terbaik agar tidak terjadi gesekan di masyarakat yang dapat memicu terjadinya masalah yang lebih besar.
Keberadaan Babinsa di wilayah binaan adalah salah satu usaha untuk membentuk ikatan keakraban yang kuat dengan warga masyarakat serta dapat membantu tercapainya tujuan Pembinaan Teritorial untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.
Selain untuk memupuk rasa kebersamaan dan kekompakan antar Babinsa dengan warga masyarakat di Desa binaan kegiatan Komsos juga menjadi bagian dari usaha untuk membentuk jaring Teritorial sebagai mata dan telinga Babinsa guna memonitor dan memantau setiap perkembangan dan kejadian di wilayah binaan.Guna meningkatkan fungsi Komsos Babinsa Serma Yonny Wungow Anggota Koramil 1311-01/BT,bersilahturahmi ke rumah warga masyarakat di Desa Laantula jaya Kecamatan Wita Ponda guna menjalin keakraban dan silaturahmi sehingga selalu terbina kedekatan dan hubungan baik dengan masyarakat.
“Kebersamaan dan kekompakan yang sudah terbina dengan warga masyarakat di Desa binaan merupakan salah satu sasaran Pembinaan Teritorial Babinsa dalam membangun komunikasi dan silaturahmi dengan warga binaan,” ungkap Serma Yonny Wungow.
Memupuk kekompakan dan kebersamaan dengan Pemerintah Desa sangat penting dalam mendukung terlaksananya kegiatan pembinaan Teritorial Babinsa sebagai Aparat Komando Kewilayahan dalam mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.
Salah satu bentuk kegiatan yang sering di laksanakan oleh Babinsa dalam membangun komunikasi dan silaturahmi yang baik dengan Aparat pemerintah desa adalah melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos).
Anggota Koramil 1311-01/BT,Serma Yonny Wungow melaksanakan kegiatan komsos dengan kepala-kepala dusun Desa Laantula jaya Kecamatan Wita guna meningkatkan kekompakan dan sebagai sarana komunikasi dan kordinasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan di wilayah binaan seperti peningkatan keamanan menjelang bulan suci Ramadhan dan penerapan Protokol Kesehatan di kalangan masyarakat.”Melalui kegiatan Komsos dengan para kepala dusun di Desa Laantula jaya Kecamatan Wita Ponda dapat membantu dalam peningkatan fungsi pembinaan jaring Teritorial serta dapat memaksimalkan kegiatan temu cepat dan lapor cepat serta deteksi dini dan cegah dini,”jelas Serma Yonny Wungow.
Kepala Dusun dan Ketua RT memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat di Desa sehingga sangat diperlukan kerjasama dan koordinasi dalam mendukung terlaksananya program pembinaan Teritorial yang dilaksanakan oleh Babinsa sebagai Aparat Teritorial.