


Hari Raya Galungan adalah salah satu peringatan keagamaan bagi umat Hindu di seluruh Indonesia. Peringatan ini dirayakan setiap 6 bulan sekali dalam kalender Bali atau setiap 210 hari yang di tandai dengan pelaksanaan Ibadah atau persembahyangan yang dilaksanakan di pura.
Dalam Kegiatan Perayaan Hari Raya Galungan Umat Hindu melakukan persembahan pada Sang Hyang Widhi sebagai bentuk ungkapan syukur. Menandai peringatan hari raya ini maka umat Hindu akan memasang Penjor (semacam hiasan bambu sesuai tradisi masyarakat bali) di tepi jalan setiap rumahnya yang merupakan haturan kehadapan Bhatara Mahadewa,jelas Bpk I Wayan Budiarta salah seorang tokoh agama Hindu Bali di Desa Laantula Jaya.

Sebagai bentuk toleransi dan wujud nyata kerukunan umat beragama anggota Babinsa Koramil 1311-01/Bt turut mengamankan jalannya kegiatan Ibadah Perayaan hari raya Galungan di Pura Agung Catur Bumi Wana Giri Nata Desa Solonsa Jaya dan Pura Dalem Desa Puntari Makmur Kecamatan Wita Ponda, Rabu(02/08/2023).
“Selain ikut mengamankan jalannya prosesi Ibadah Perayaan hari raya Galungan di Pura, Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk Komunikasi Sosial (Komsos) yang dilaksanakan oleh Babinsa sebagai Aparat Komando kewilayahan dalam membangun keakraban dan kebersamaan dengan tokoh agama dan Tokoh masyarakat khususnya umat Hindu yang berada di Desa binaan,”kata Kopda Lukman hakim Anggota Koramil 1311-01/Bt.
Dengan selalu berkomunikasi dan berinteraksi dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di wilayah binaan secara tidak langsung Babinsa telah membangun jaring Sosial yang bertujuan untuk mendukung tugas Pembinaan Teritorial Babinsa dalam mewujudkan Kemanunggalan TNI dan Rakyat.