Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Aktivitas Penambangan PT.Alaska Dwipa Perdana Di Desa Solonsa Jaya Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali Menyebabkan Terjadinya Banjir Sehingga Menyebabkan Salah Satu Bagian Jalan Trans Sulawesi Tertimbun Matrial Lumpur Dan Batu.

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wita Ponda sejak Rabu malam (19/07/2023) mengakibatkan terjadinya banjir di lokasi penambangan (IUP) PT. Alaska Dwipa Perdana di Desa Solonsa Jaya Kecamatan Wita Ponda.

Kejadian ini merupakan dampak dari aktivitas penambangan yang dilaksanakan oleh PT. Alaska Dwipa Perdana sejak beberapa tahun belakangan ini, disamping itu banjir terjadi karena adanya kerusakan hutan dan pengerukan material di sekitar lokasi penambangan yang dilaksanakan dengan tidak memperhatikan hal-hal yang menyangkut keselamatan dan kelestarian alam maupun lingkungan di sekitarnya.

Banjir yang ikut membawa material batu dan lumpur menyebabkan salah satu bagian jalan Trans Sulawesi tepatnya di titik pelintasan PT. Alaska Dwipa Perdana Desa Solonsa Jaya Kecamatan Wita Ponda terjadi kemacetan karena badan jalan tertutup material batu dan lumpur.

Guna mengatasi hal ini, Babinsa bersama pemerintah Desa Solonsa Jaya berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk menurunkan alat berat berupa Excavator dan greder untuk mengeruk endapan lumpur dan tumpukan batu. Kamis,20/07/2023.

Kejadian ini sudah sering terjadi bahkan sampai saat ini pemerintah daerah melalui Dinas lingkungan hidup kabupaten Morowali menghentikan sementara aktivitas PT Alaska Dwipa Perdana untuk melakukan penambangan karena belum dapat mengatasi masalah dampak terhadap lingkungan bahkan sampai menyebabkan kerusakan areal persawahan masyarakat Desa Solonsa Jaya dan Desa Ungkaya,jelas Kades Solonsa Jaya Bpk Usman.

“Pertemuan demi pertemuan telah dilaksanakan antara masyarakat dengan pihak perusahaan dengan di mediasi oleh pemerintah Desa Solonsa Jaya maupun pemerintah kecamatan Wita Ponda namun tidak ada keseriusan dari pihak manejemen PT Alaska Dwipa Perdana dalam menyikapi setiap masalah yg sering di timbulkan oleh kerusakan alam akibat proses penambangan,jelas Serma Yonny Wungow Anggota Babinsa Koramil 1311-01/Bt.

Sebagai langkah antisipasi menghadapi kejadian di atas Babinsa Koptu Lukman Hakim menghimbau kepada warga masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk selalu waspada dan berhati-hati terutama saat cuaca hujan deras.

Tinggalkan komentar