Wawasan Kebangsaan Dan Bela Negara Penting Di Tanamkan Kepada Siswa Siswi SMP Sejak Dini Guna Memupuk Jiwa Nasionalisme.

Siswa/siswi baru tingkat SMP dan sederajat memulai Tahun Ajaran Baru 2022 dengan mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Salah satu materi yang diajarkan selama kegiatan ini adalah materi Wawasan kebangsaan dan Bela negara.

Babinsa Serma Yonny Wungow anggota Koramil 1311-01/BT Kodim 1311/Morowali, Jum’at 15 Juli 2022 menyampaikan materi tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada siswa siswi SMP 1 Wita Ponda yang sementara mengikuti kegiatan (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Adapun tujuan dari penyampaian materi Wawasan kebangsaan agar supaya para siswa dapat memiliki pemahaman tentang Wawasan Kebangsaan yang dimaksud yaitu cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya dalam mengekspresikan jati diri berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945.

Di sisi lain, wawasan kebangsaan juga dianggap sebagai pembeda bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lainnya,dimana Wawasan kebangsaan yang di ajarkan mencerminkan sifat persatuan dan kesatuan yang sepatutnya dimiliki setiap warga negara termasuk para siswa SMP dan sederajat,jelas Serma Yonny Wungow.

Materi MPLS tentang Wawasan kebangsaan yang diajarkan kepada siswa meliputi wawasan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, nasionalisme, juga wawasan pilar negara. Melalui materi ini, diharapkan siswa baru dapat menumbuhkan kesadaran bela negara dan cinta tanah air dalam diri setiap siswa SMP di tengah derasnya arus globalisasi yang melanda.

Melalui materi PLS Wawasan kebangsaan dan bela negara, di harapkan agar para siswa bisa menumbuhkan rasa nasionalisme dalam diri mereka serta dapat dipraktekan melalui sikap dan tingkah laku siswa di lingkungan sekolah.

Beberapa contoh sikap yang dapat diteladani oleh para siswa SMP dalam menerapkan wawasan kebangsaan dan bela negara;

– Mengikuti upacara bendera setiap Senin dengan baik dan tertib.

– Tidak membeda-bedakan teman berdasarkan suku, ras, dan agamanya.

– Mematuhi peraturan yang berlaku di sekolah.

– Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar ketika belajar.

-Menciptakan kehidupan yang rukun dan harmonis antar sesama siswa.

Tinggalkan komentar