Keberadaan perusahaan Tambang yang ada di wilayah Kabupaten Morowali khususnya di wilayah kecamatan Wita Ponda tentunnya memiliki dampak positif bagi warga masyarakat yang ada di sekitarnya seperti terbuka nya lapangan Kerja bagi masyarakat serta dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat yang berada di sekitar lokasi Perusahaan tersebut.

Disamping dampak positif tentunya ada dampak negatif yang muncul seiring dengan beroperasinya perusahaan Tambang yang ada di wilayah kecamatan Wita PondaSalah satu hal yang menjadi dampak negatifnya adalah terjadinya pendangkalan sungai di daerah muara yang menggangu ekosistem laut serta berpengaruh pada usaha rumput laut warga masyarakat yang ada di sekitarnya.Kapolsek Wita Ponda,Iptu Andy Rusdi bersama Anggota Koramil 1311-01/BT Serma Yonny Wungow melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi Jety PT. Alaska yang sering di keluhkan warga masyarakat tentang terjadinya dampak pendangkalan sungai.
Selain meninjau lokasi Jety PT Alaska,Kapolsek Wita Ponda bersama Danpos Wita Ponda Serma Yonny Wungow juga melihat langsung Aktivitas pemuatan di Jety PT Alaska.Menurut Bpk Ely sebagai salah satu Staf PT.MKAL yang saat ini menggunakan Jety Alaska untuk proses pemuatan hasil tambang mengungkapkan bahwa saat ini sementara dilaksanakan kajian dan penelitian yang di lakukan untuk proses pembutan Dokumen Amdal sehingga apabila ditemukan dampak yang terjadi akibat adanya Jety PT Alaska tentunya akan di jadikan sebagai masukan dan evaluasi untuk di sampaikan ke pihak perusahaan dalam hal ini PT.Alaska Dwipa Perdana untuk segera di tindak lanjuti.