Keragaman Agama,Suku dan budaya yang ada di Indonesia merupakan potensi yang sangat penting untuk tetap dijaga dan di pertahankan serta merupakan wujud Bhinneka tunggal Ika dimana setiap perbedaan yang ada menjadi satu kesatuan yang dapat digunakan dalam membantu mewujudkan pertahanan Nasional.

Dengan adanya keragaman Agama di suatu daerah tertentu bukan menjadi penghalang dalam kegiatan mewujudkan tujuan pembangunan akan tetapi apabila kita tetap membina hubungan baik antara sesama pemeluk agama serta tetap menjalankan toleransi dan kerukunan antar umat beragama perbedaan itu justru menjadi bagian penting dalam mendukung terlaksananya program pemerintah dalam membangun suatu wilayah.
Bertempat di Gedung STQ Kecamatan Wita Ponda dilaksanakn kegiatan Dialog dan Pembinaan Desa Sadar Kerukunan Kabupaten Morowali tahun 2021 yang bertujuan untuk menjadikan Desa Laantula jaya Kecamatan Wita Ponda sebagai Desa percontohan adanya Kerukunan Antar Umat Beragama di Kabupaten Morowali,Sabtu,27/03/2021.
Kegiatan yang melibatkan perwakilan semua Agama yang ada di Desa Laantula jaya dan Kecamatan Wita Ponda, juga di hadiri oleh Kepala Kementrian agama Provinsi Sulawesi Tengah dan Bupati Morowali Bpk Drs. Taslim,Ketua MUI Kabupaten Morowali,dan Ketua FKUB Kab. Morowali,dan seluruh kepala Desa SeKecamatan Wita Ponda.

Turut hadir dalam kegiatan ini,Danramil 1311-01/BT, Kapten Inf Sukamto serta Kapolsek Wita Ponda Ipda Slamet dan forum komunikasi tingkat kecamatan Wita Ponda.
Dalam Sambutannya Kepala Kementrian agama Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan,” kegiatan desa Sadar Kerukunan Untuk Sulawesi Tengah kita sdah melakukan 3 tahun terakhir dan tahun ini di kab. morowali,
tujuannya untuk tetap menjaga kerukunan Agama, etnis dan suku yang ada di wilayah Kabupaten Morowali yang multi kultural sehingga dengan adanya keragaman kita wujudkan kekompakan serta menjadikannya sebagai sarana komunikasi yang baik antara sesama pemeluk agama yang ada.

TUHAN sudah menciptakan keragaman agama sehingga kita wajib untuk menjaga keragaman itu dengan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama,semua agama tidak ada yang mengajarkan kita untuk saling memusuhi,kita harusnya berbahagia karena bisa hidup berdampingan antar agama yang berbeda sehingga
sangat penting untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama.
Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan untuk menciptakan Kerukunan Antar Umat Beragama adalah dengan selalu melaksanakan komunikasi dan dialog dengan tokoh Agama.
Tidak ada kerukunan tanpa adanya keragaman sehingga dengan adanya dialog dan komunikasi ini mari kita wujudkan toleransi antar umat beragama untuk membangun Sulawesi Tengah terkhusus Untuk Kabupaten Morowali,ucap Kakanwil kementerian agama Sulawesi Tengah,Bpk Ahmad Asni.