Aktivitas perusahaan Tambang di wilayah kecamatan Wita Ponda membawa dampak positif dan negatif terhadap warga masyarakat yang berada di daerah lingkar Tambang.
Salah satu dampak yang di timbulkan oleh aktivitas penambangan di wilayah kecamatan Wita Ponda khususnya di Desa Salonsa jaya adalah terjadinya longsoran tanah yang mengenai kebun warga dan menyebabkan terganggunya aktivitas warga.
Bertempat di Balai desa Salonsa jaya di laksanakan pertemuan antara pihak perusahaan Tambang Alaska dan masyarakat yang di mediasi oleh pemerintah Desa dan aparat terkait guna membicarakan permasalahan yang terjadi serta mencarikan solusi terbaik untuk penyelesaian nya.
Anggota Koramil 1311-01/BT, Babinsa Koptu Hasri Hendy turut hadir dalam kegiatan ini bersama Babinkamtibmas Brigadir Nasrun,dalam kesempatan ini Babinsa Koptu Hasri Hendy mengatakan, “kegiatan pertemuan ini kiranya bisa di jadikan sarana komunikasi yang baik antara pihak perusahaan dengan masyarakat Desa Salonsa jaya yang terdampak sehingga dapat dicarikan solusi terbaik sehingga tidak ada pihak yang di rugikan atau di korbankan.””Kami sangat berharap kepada masyarakat untuk tetap menahan diri dengan tidak melakukan kegiatan yang dapat memperkeruh suasana, untuk pihak perusahaan agar selalu memperhatikan situasi dan kondisi masyarakat di sekitar tempat aktivitas penambangan,terutama yang dekat dengan pemukiman warga,” kata Kades Salonsa jaya Bpk Usman