Patroli Gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Kecamatan Wita Ponda,Menghimbau Dan Mengedukasi Warga Masyarakat Agar Selalu Patuhi Protokol Kesehatan Covid 19.

Meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid 19 di wilayah Kabupaten Morowali menjadi perhatian berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan Covid 19.

Pemerintah kabupaten Morowali juga telah menyikapi dengan tetap memperketat penerapkan protokol Kesehatan Covid 19 baik di area perkantoran di lingkungan Pemda Kabupaten Morowali maupun instansi dan pelaku usaha,hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19.

Hal serupa juga dilakukan oleh Polsek Wita Ponda bersama Babinsa Wilayah kecamatan Wita Ponda yang melaksanakan patroli guna menghimbau serta mengedukasi masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19,terutama saat pelaksanaan kegiatan pesta pernikahan dan acara syukuran lainnya.

Dalam kegiatan Patroli Gabungan TNI-POLRI dan Satpol PP kecamatan Wita Ponda mendatangi salah satu tempat di Desa Laantula jaya Kecamatan Wita Ponda yang sementara menggelar acara pesta pernikahan,dalam kesempatan ini Babinsa Serma Yonny Wungow menghimbau serta mengajak warga masyarakat yang ada agar tetap waspada dengan meningkatan jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 di wilayah Kabupaten Morowali, dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan Covid 19 terutama saat menggelar acara pesta yang mengumpulkan banyak orang.

Selain mendatangi tempat yang sementara menggelar acara pesta, kegiatan Patroli bersama juga mendapati sejumlah anak-anak remaja yang sementara mengkonsumsi miras dan tidak memperdulikan protokol Kesehatan Covid 19.

Anggota Polsek bersama Babinsa dan Satpol PP kecamatan Wita Ponda segera bertindak dengan memberikan peringatan keras dan tindakan fisik terukur serta membubarkan kerumunan.

Kapolsek Wita Ponda Ipda Andi Rusdy dalam kesempatan ini mengatakan,”Kegiatan anak-anak remaja yang mengkonsumsi miras ini sudah mulai menjamur dikalangan remaja terutama disaat-saat hari liburan sekolah sehingga kami akan menggiatkan kegiatan Patroli Gabungan, untuk membantu mencegah kegiatan mereka,karena sangat merugikan bagi anak-anak by itu sendiri serta menjadi penyakit sosial di masyarakat.”

Tinggalkan komentar