
Dua hari menjelang Pemungutan suara yang jatuh pada hari Rabu tanggal 09 Desember 2020,Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Wita Ponda melaksanakan Bimbingan Tehknis (Bimtek) kepada Pengawas TPS tentang Siwaslu dan Pengawasan Pungut Hitung Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur Sulawesi tengah tahun 2020.
Kegiatan Bimtek bertujuan agar setiap petugas yang melaksanakan tugas pemantauan dan pengawasan di TPS memahami dan mengerti tentang tugas dan tanggung jawab yang di emban serta dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran pada saat pencoblosan maupun penghitungan suara di TPS.

Hadir dalam kegiatan pembukaan Bimtek ,Camat Wita Ponda Bpk Nasron S Sos,Ketua Panwascam Wita Ponda,Bpk Ahmad Burhanudin, Danpos Wita Ponda,Serma Yonny Wungow,Kapolsek Wita Ponda diwakili oleh Brigpol Junaedy, Dalam sambutan nya Ketua Panwascam Wita Ponda menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini dilaksanakan untuk membekali Petugas Pengawas Pemilu di masing-masing TPS agar lebih paham Serta tidak ragu dalam melaksanakan tugasnya di lapangan,serta dapat membantu mensukseskan pelaksanan Pemilu,tentunya dengan tidak adanya pelanggaran baik dari penyelenggara Pemilu maupun Peserta Pemilu dan wajib pilih.

“Kami sangat berharap kepada bapak ibu yang nantinya berada di lapangan dapat melaksanakan tugas pengawasan dengan sungguh-sungguh karena sangat menentukan keberhasilan pelaksanakan Pemilu serta menjamin kelancaran pelaksanaan kegiatan pencoblosan dan penghitungan suara di TPS,”kata Ahmad Burhanudin.
Dan Pos Wita Ponda,Serma Yonny Wungow juga menyampaikan penekanan kepada seluruh Petugas Pengawas TPS untuk bekerja dengan tulus karena Tugas ini merupakan tugas milia dan sangat menentukan keberhasilan pelaksanakan Pemilu di wilayah kecamatan Wita Ponda, serta dalam menjalankan tugasnya selalu berpegang pada ketentuan hukum yang sudah ada.
Kegiatan Pemilu serentak yang di laksanakan masih dalam suasana Pandemi Covid 19,juga sangat membutuhkan kehati- hatian dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan Covid 19 guna menekan penyebaran Covid-19 serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat memicu terjadinya perselisihan antara sesama pendukung Paslon.