Permasalahan yang kerap timbul dengan adanya Perusahaan yang ada di wilayah Kec.Bungku Barat disebabkan kurang nya sosialisasi dan pendekatan yang dilakukan oleh pihak Perusahaan kepada masyarakat.
Bertempat di Kantor Desa Topogaro Kec.Bungku Barat ,Pemerintah bersama Babinsa dan Polsek Bungku Barat mengadakan Pertemuan dengan pihak perusahaan PT.BJS yang juga di hadiri oleh perwakilan masyarakat Nelayan yang ada di Desa Topogaro yang membahas tentang rencana pembuatan Pelabuhan.

Hal ini yang mendasari sehingga Pemerintah desa bersama aparat terkait mengadakan pertemuan karena adanya penolakan oleh masyarakat nelayan desa Topogaro terhadap rencana pembuatan pelabuhan oleh PT.BJS (Bukit Jejer Sukses),dengan alasan belum dilaksanakan sosialisasi ke masyarakat tentang rencana tersebut.

Menurut Kades Topogaro masyarakat menginginkan supaya pihak perusahaan PT.BJS melaksanakan Sosialisasi tentang rencana pembuatan pelabuhan di Desa Topogaro sebelum memulai aktivitas.
Dari hasil pertemuan,Pihak PT.BJS melalui menejernya Bpk.Salamat menyampaikan bahwa mereka tidak bisa mengambil keputusan namun akan dilaporkan ke pimpinan nya dipusat.

Babinsa Desa Topogaro ,sertu Mudir pada kesempatan ini menyampaikan supaya dari pihak PT.BJS agar memperhatikan lingkungan disekitar pantai yang merupakan tempat beraktivitas masyarakat nelayan,kemudian untuk masyarakat Nelayan agar menahan diri dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu pertenta sambil menunggu dilaksanakan sosialisasi untuk rencana pembuatan pelabuhan.