Kegiatan Babinsa Koramil 1311-01/BT; Pembuatan Pupuk organik Bersama Kelompok Tani Padi di Ds.Wosu Kec.Bungku Barat.

Saat ini, banyak sekali petani yang masih mengandalkan bahan kimia sebagai bahan baku untuk pemupukan. Petani pun memiliki kecenderungan terhadap bahan pupuk kimia tersebut, mereka beranggapan dengan penggunaan bahan kimia yang banyak maka hasilnya pun akan lebih banyak dan cenderung cepat.
Namun sebenarnya penggunaan pupuk kimia tidak akan membuat hasil tanaman menjadi lebih banyak. Diawal memang akan terlihat signifikan, namun lambat laun justru akan membuat tumbuhan semakin menurun hasil dan kualitas panennya,serta merusak kondisi lahan pertanian.


Bertempat di Desa Wosu Kec Bungku barat,kelompok tani padi yang tergabung dalam kelompok tani Padi Organik bersama Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan Babinsa Serma Rahman melaksanakan kegiatan pendampingan serta sosialisasi pengolahan dan pembuatan pupuk organik guna meningkatkan produksi pertanian khususnya komoditi Padi sawah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar perkampungan warga.

Menurut Babinsa Serma Rahman bahwa padi organik sebenarnya hasilnya lebih memuaskan dibandingkan padi non organik karena pupuk yang digunakan semua serba organik dan murah serta mudah dapatnya serta menghasilkan beras yang sehat dan bebas dari bahan kimia sehingga masyarakat akan terhindar dari penyakit yang membahayakan.Di sela kegiatan pembuatan pupuk organik, Kepala BPP Kab.Morowali,menyampaikan bahwa saat ini Morowali sudah ikut program Bapak Menteri Pertanian untuk menanam padi organik dan berdasarkan data di lapangan sudah sekitar 75 HA sawah warga yang menanam padi organik,dan akan terus dikembangkan.

Tinggalkan komentar