Tujuan penyelenggaraan Program peningkatan Kesehatan Lingkungan
melalui Peningkatan Kualitas Sanitasi
Lingkungan adalah untuk perubahan perilaku masyarakat yang lebih baik
melalui peningkatan kualitas akses sarana sanitasi Jamban
yang memenuhi syarat kesehatan serta sarana cuci tangan pakai sabun
yang terjangkau dan yang berkelanjutan bagi masyarakat
miskin di desa yang belum memiliki akses
sanitasi yang layak.
Untuk Kab.Morowali ada 3 Desa yang menjadi sasaran program Kesling Pusat dalam meningkatkan kesehatan masyarakat,yaitu Desa Matansala dan Desa Bente Kec.Bungku Tengah,Desa Bohonsuai Kec.Bumi Raya.

Pembangunan dan peningkatan kualitas akses
sanitasi jamban yang layak untuk kesehatan serta ketersediaan tempat cuci tangan pakai sabun di desa,tentunya melalui pendampingan serta melibatkan beberapa pihak seperti Kepala
Puskesmas, Penanggung Jawab
Kesling dari Dinas Kesehatan Kabupaten,Pemerintah Desa serta tak lupa melibatkan Babinsa yang merupakan mitra pemerintah di Desa yang sangat berperan dalam membantu pemerintah baik dalam menciptakan stabilitas keamanan di Dssa binaan serta secara bersama-sama membangun desa guna mendukung tugas Pokok Aparat Komando Kewilayahan (APKOWIL) dalam Pembinaan Teritorial.

Babinsa Serka Nurdin bersama pemerintah Desa Matansala Kec.Bungku tengah mendata warga miskin yang layak untuk mendapatkan bantuan pembuatan jamban sebanyak 20 unit,sesuai Perintah Komando atas dalam kwgiatan pendampingan kegiatan Intervensi Kesling.

Menurut Serka Nurdin Masyarakat juga wajib dilibatkan/berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan peningkatan Kesehatan Lingkungan
(Kesling), terutama dalam usaha merubah perilaku masyarakat
agar menjadi lebih baik
melalui peningkatan kualitas kesehatan yang memenuhi syarat,serta dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga melalui keterlibatan
masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dalam pelaksanaan program
pembangunan sarana sanitasi jamban dan tempat cuci tangan pakai sabun di Desa Matansala.