Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan kegiatan pendekatan kepada warga masyarakat untuk merubah serta menanamkan kebiasaan/perilaku hidup higiene (bersih) dan sanitasi dengan melibatkan masyarakat,guna untuk mencegah dan menurunkan kasus penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainnya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku hidup bersih.

Menurut Bpk Muh Fadlan A.Md.KL, Ketua Tim Kesling dari Puskesmas Wosu Seperti yang kita ketahui bersama, tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud tingkat kesehatan yang lebih baik,yang dilakukan dengan pendekatan terhadap masyarakat serta mengajak untuk lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan, diantaranya dengan pelaksanaan program STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ), yang terdiri dari 5 pilihan kegiatan yaitu :
1. Stop buang air besar sembarangan (Stop BABS).
2. Mencuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan air mengalir.
3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAM-RT)
4. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.
5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga.


Dalam sambutannya Babinsa Serda Sutarmin,menekankan bahwa dalam rangka memberdayakan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta memicu perubahan perilaku warga dalam mewujudkan sasaran STBM, tentunya sangat diperlukan kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak terkait,sehingga dapat memberikan manfaat serta pemahaman kepada masyarakat untuk memudahkan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan kesehatan khususnya masyarakat di Desa Bahoea Rekoreko.